Konsultasi

Tujuan, serta Contoh Reklamasi Lingkungan di Negara Lain

Reklamasi diartikan sebagai perluasan daratan yang dilakukan dengan cara memanfaatkan area yang sebelumnya tidak digunakan. Reklamasi tidak dapat dilakukan secara sembarangan, biasanya perluasan daratan ini memiliki tujuan sendiri di baliknya.

Artikel ini akan mencoba membahas mengenai macam tujuan dari dilakukannya reklamasi lingkungan, serta contoh keberhasilan reklamasi lingkungan pasca pertambangan. Untuk mendapatkan detail dari topik yang disebutkan, simak penjelasan lengkapnya pada poin-poin berikut.

Tujuan Reklamasi

Kegiatan reklamasi lingkungan memiliki beberapa tujuan yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup masyarakat di sekitar wilayah pasca tambang. Tujuan dari kegiatan reklamasi pasca tambang ini mencakup beberapa sektor kehidupan. 

1. Memperbaiki Kondisi Lahan dan Menghindari Erosi

Salah satu tujuan dari melakukan perluasan daratan adalah agar bisa memperbaiki kondisi lahan yang sebelumnya rusak. Biasanya kondisi seperti ini sering terjadi di kawasan pasca pertambangan. 

Kegiatan pertambangan, terutama pertambangan secara terbuka (Opened Mining) menyisakan lubang-lubang besar di sekitar permukaan bumi. Sebagian besar pekerja pertambangan meninggalkan area itu tanpa menutup kembali lubang pasca tambang. Ketika  lubang lubang besar tersebut terkena air hujan dalam jumlah besar, maka tanah di sekitarnya akan mengalami erosi. Reklamasi lingkungan di wilayah pertambangan dapat memperbaiki kondisi lahan yang berlubang pasca pertambangan, sehingga erosi lahan dapat terhindarkan.

2. Mengembalikan Flora Fauna dan Meningkatkan Biodiversitas

Setelah kegiatan tertambangan, umumnya terjadi degradasi lahan dengan adanya pengelolaan lahan yang kurang tepat, sehingga menimbulkan perubahan lingkungan secara kimiawi yang menyebabkan berkurangnya keanekaragaman flora dan fauna di sekitar pertambangan.

Reklamasi merupakan salah satu upaya untuk memulihkan biodiversitas dan meningkatkan kondisi lahan menjadi tanah yang lebih produktif. Keanekaragaman flora dan fauna merupakan salah satu indikator keberhasilan reklamasi lingkungan pasca pertambangan.

3. Mengelola Kadar Air Asam Tambang

Kadar air asam pada wilayah pertambangan memiliki dampak buruk bagi lingkungan. Karena mengandung berbagai logam berat, air asam tambang bersifat toksik, sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh makhluk hidup serta dapat mempengaruhi perubahan struktur tanah. Salah satu upaya untuk mengurangi kadar air asam adalah menetralkan air dengan menambahkan kapur tohor pada PH air asam tambang. 

Tiga poin di atas menggambarkan dengan tujuan dilakukannya proses reklamasi lingkungan dan manfaatnya bagi lingkungan sekitar.

Contoh Reklamasi

Pada poin ini akan dijelaskan mengenai contoh-contoh dari proses perluasan yang sudah dilakukan di beberapa wilayah di luar negeri. Simak selengkapnya pada poin-poin berikut.

1. Pusat Bisnis & Logistik di Pennsylvania 

Di Luzerne County, Pennsylvania, area bekas pertambangan batubara seluas 25 hektar direklamasi menjadi pusat logistik. Earth Conservancy membuat tanah bekas pertambangan tersebut dapat digunakan kembali, dan akhirnya dibeli oleh NorthPoint Development yang mengubahnya menjadi pusat logistik. Perusahaan seperti Adidas, Chewy.com, dan Patagonia kini turut menyewa lahan tersebut dan menciptakan sekitar 2.000 pekerjaan di area tersebut. 

Tidak hanya di Pennsylvania, Earth Conservancy juga telah melaksanakan reklamasi lahan bekas tambang di berbagai negara bagian di Amerika. Lahan bekas pertambangan tahun 1940-an, 50-an, dan 60-an perlahan-lahan dibersihkan dan digunakan untuk berbagai kegunaan, seperti taman perkantoran, pusat distribusi, perumahan, dan rekreasi. Ostrowski, CEO Earth Conservancy, memperkirakan bahwa sejak 2014, proyek reklamasi yang mereka lakukan telah mengembalikan sekitar 600 hektar lahan bekas tambang untuk digunakan secara produktif dan menciptakan sekitar 3.700 lahan pekerjaan baru.

2. Tour Wisata Kereta Api Bawah Tanah di Portal 31 Mine, Kentucky 

Lynch, Kentucky dahulu merupakan kota batubara terbesar di dunia dan menjadi tujuan bagi pekerja dari seluruh dunia. Di kota tersebut, terdapat sebuah proyek reklamasi lingkungan yang bertujuan untuk mengatasi masalah banjir di dua portal tambang bawah tanah, memperbarui pameran tambang batubara di salah satu portal, dan merenovasi pemandian umum serta gedung administrasi bersejarah perusahaan tambang. 

3. Lahan Penggembalaan Ternak di Mongolia 

Reklamasi lingkungan pada prttambangan Ereen, menimbulkan tantangan signifikan karena lokasinya yang sangat terpencil. Peralatan dan material restorasi harus dikirimkan selama lima bulan, dan kru berjumlah 60 orang harus menghabiskan sebagian besar waktu mereka di lokasi kamp pertambangan. Hasil reklamasi lingkungan tersebut berhasil mengubah lahan bekas tambang seluas 44 hektar menjadi padang rumput yang bersih, yang saat ini digunakan untuk penggembalaan ternak oleh para gembala Mongolia.

Selain reklamasi lingkungan, didirikan juga akses yang lebih mudah ke air yang layak minum, dan sebuah kolam permukaan juga dibuat untuk hewan-hewan penggembala lokal. Dengan dukungan material dan pengetahuan teknis mengenai reklamasi lingkungan, pertumbuhan tumbuhan empat kali lebih cepat daripada lahan sekitarnya.

4. Taman Rekreasi di Northumberlandia 

Pada tahun 2012, Northumberlandia  melaksanakan reklamasi pertambangan. Wilayah Northumberlandia berada di persimpangan antara proyek tanah publik dan operasi pertambangan, dengan patung lanskap yang berada di pusat taman komunitas seluas 46 hektar, yang bersebelahan dengan Tambang Permukaan Sutton yang masih beroperasi. 

Sebagai bagian dari reklamasi, arsitek lanskap ditugaskan untuk merancang Northumberlandia dalam bentuk sosok perempuan bersandar. Struktur ini dibangun dengan menggunakan material yang diekskavasi dari tambang terdekat. Hasil dari reklamasi ini merupakan sebuah taman yang dapat dikunjungi oleh masyarakat secara gratis. 

5. Instalasi Tenaga Surya di Virginia

Di Virginia, reklamasi lingkungan bekas lahan tambang terbengkalai digunakan untuk meningkatkan energi bersih. Sebuah lahan bekas tambang seluas 13 Hektar di Wise County, Virginia, akan direklamasi menjadi fasilitas tenaga surya yang akan menyediakan hingga 3 megawatt energi bersih untuk pusat data. Proyek instalasi tenaga surya ini memasok sekitar 20% daya energi dan memberikan kontribusi pendapatan sekitar $1,2 juta ke ekonomi lokal.

Bicara soal proses reklamasi lahan bekas tambang, SUCOFINDO menyediakan pelayanan konsultansi tambang mineral dan infrastruktur untuk menunjang aktivitas pertambangan mineral dari proses perencanaan tambang hingga pasca tambang.

Salah satu jasa konsultasi tambang tersebut dapat memberikan berbagai solusi terkait proses reklamasi yang tentunya sesuai dengan standar dan peraturan nasional. SUCOFINDO hadir untuk pulihkan kembali lingkungan pasca tambang bersama.

Suka dengan apa yang Anda baca?
Bagikan berita ini:

Konsultasi

Tujuan, serta Contoh Reklamasi Lingkungan di Negara Lain

Reklamasi diartikan sebagai perluasan daratan yang dilakukan dengan cara memanfaatkan area yang sebelumnya tidak digunakan. Reklamasi tidak dapat dilakukan secara sembarangan, biasanya perluasan daratan ini memiliki tujuan sendiri di baliknya.

Artikel ini akan mencoba membahas mengenai macam tujuan dari dilakukannya reklamasi lingkungan, serta contoh keberhasilan reklamasi lingkungan pasca pertambangan. Untuk mendapatkan detail dari topik yang disebutkan, simak penjelasan lengkapnya pada poin-poin berikut.

Tujuan Reklamasi

Kegiatan reklamasi lingkungan memiliki beberapa tujuan yang bermanfaat untuk kelangsungan hidup masyarakat di sekitar wilayah pasca tambang. Tujuan dari kegiatan reklamasi pasca tambang ini mencakup beberapa sektor kehidupan. 

1. Memperbaiki Kondisi Lahan dan Menghindari Erosi

Salah satu tujuan dari melakukan perluasan daratan adalah agar bisa memperbaiki kondisi lahan yang sebelumnya rusak. Biasanya kondisi seperti ini sering terjadi di kawasan pasca pertambangan. 

Kegiatan pertambangan, terutama pertambangan secara terbuka (Opened Mining) menyisakan lubang-lubang besar di sekitar permukaan bumi. Sebagian besar pekerja pertambangan meninggalkan area itu tanpa menutup kembali lubang pasca tambang. Ketika  lubang lubang besar tersebut terkena air hujan dalam jumlah besar, maka tanah di sekitarnya akan mengalami erosi. Reklamasi lingkungan di wilayah pertambangan dapat memperbaiki kondisi lahan yang berlubang pasca pertambangan, sehingga erosi lahan dapat terhindarkan.

2. Mengembalikan Flora Fauna dan Meningkatkan Biodiversitas

Setelah kegiatan tertambangan, umumnya terjadi degradasi lahan dengan adanya pengelolaan lahan yang kurang tepat, sehingga menimbulkan perubahan lingkungan secara kimiawi yang menyebabkan berkurangnya keanekaragaman flora dan fauna di sekitar pertambangan.

Reklamasi merupakan salah satu upaya untuk memulihkan biodiversitas dan meningkatkan kondisi lahan menjadi tanah yang lebih produktif. Keanekaragaman flora dan fauna merupakan salah satu indikator keberhasilan reklamasi lingkungan pasca pertambangan.

3. Mengelola Kadar Air Asam Tambang

Kadar air asam pada wilayah pertambangan memiliki dampak buruk bagi lingkungan. Karena mengandung berbagai logam berat, air asam tambang bersifat toksik, sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh makhluk hidup serta dapat mempengaruhi perubahan struktur tanah. Salah satu upaya untuk mengurangi kadar air asam adalah menetralkan air dengan menambahkan kapur tohor pada PH air asam tambang. 

Tiga poin di atas menggambarkan dengan tujuan dilakukannya proses reklamasi lingkungan dan manfaatnya bagi lingkungan sekitar.

Contoh Reklamasi

Pada poin ini akan dijelaskan mengenai contoh-contoh dari proses perluasan yang sudah dilakukan di beberapa wilayah di luar negeri. Simak selengkapnya pada poin-poin berikut.

1. Pusat Bisnis & Logistik di Pennsylvania 

Di Luzerne County, Pennsylvania, area bekas pertambangan batubara seluas 25 hektar direklamasi menjadi pusat logistik. Earth Conservancy membuat tanah bekas pertambangan tersebut dapat digunakan kembali, dan akhirnya dibeli oleh NorthPoint Development yang mengubahnya menjadi pusat logistik. Perusahaan seperti Adidas, Chewy.com, dan Patagonia kini turut menyewa lahan tersebut dan menciptakan sekitar 2.000 pekerjaan di area tersebut. 

Tidak hanya di Pennsylvania, Earth Conservancy juga telah melaksanakan reklamasi lahan bekas tambang di berbagai negara bagian di Amerika. Lahan bekas pertambangan tahun 1940-an, 50-an, dan 60-an perlahan-lahan dibersihkan dan digunakan untuk berbagai kegunaan, seperti taman perkantoran, pusat distribusi, perumahan, dan rekreasi. Ostrowski, CEO Earth Conservancy, memperkirakan bahwa sejak 2014, proyek reklamasi yang mereka lakukan telah mengembalikan sekitar 600 hektar lahan bekas tambang untuk digunakan secara produktif dan menciptakan sekitar 3.700 lahan pekerjaan baru.

2. Tour Wisata Kereta Api Bawah Tanah di Portal 31 Mine, Kentucky 

Lynch, Kentucky dahulu merupakan kota batubara terbesar di dunia dan menjadi tujuan bagi pekerja dari seluruh dunia. Di kota tersebut, terdapat sebuah proyek reklamasi lingkungan yang bertujuan untuk mengatasi masalah banjir di dua portal tambang bawah tanah, memperbarui pameran tambang batubara di salah satu portal, dan merenovasi pemandian umum serta gedung administrasi bersejarah perusahaan tambang. 

3. Lahan Penggembalaan Ternak di Mongolia 

Reklamasi lingkungan pada prttambangan Ereen, menimbulkan tantangan signifikan karena lokasinya yang sangat terpencil. Peralatan dan material restorasi harus dikirimkan selama lima bulan, dan kru berjumlah 60 orang harus menghabiskan sebagian besar waktu mereka di lokasi kamp pertambangan. Hasil reklamasi lingkungan tersebut berhasil mengubah lahan bekas tambang seluas 44 hektar menjadi padang rumput yang bersih, yang saat ini digunakan untuk penggembalaan ternak oleh para gembala Mongolia.

Selain reklamasi lingkungan, didirikan juga akses yang lebih mudah ke air yang layak minum, dan sebuah kolam permukaan juga dibuat untuk hewan-hewan penggembala lokal. Dengan dukungan material dan pengetahuan teknis mengenai reklamasi lingkungan, pertumbuhan tumbuhan empat kali lebih cepat daripada lahan sekitarnya.

4. Taman Rekreasi di Northumberlandia 

Pada tahun 2012, Northumberlandia  melaksanakan reklamasi pertambangan. Wilayah Northumberlandia berada di persimpangan antara proyek tanah publik dan operasi pertambangan, dengan patung lanskap yang berada di pusat taman komunitas seluas 46 hektar, yang bersebelahan dengan Tambang Permukaan Sutton yang masih beroperasi. 

Sebagai bagian dari reklamasi, arsitek lanskap ditugaskan untuk merancang Northumberlandia dalam bentuk sosok perempuan bersandar. Struktur ini dibangun dengan menggunakan material yang diekskavasi dari tambang terdekat. Hasil dari reklamasi ini merupakan sebuah taman yang dapat dikunjungi oleh masyarakat secara gratis. 

5. Instalasi Tenaga Surya di Virginia

Di Virginia, reklamasi lingkungan bekas lahan tambang terbengkalai digunakan untuk meningkatkan energi bersih. Sebuah lahan bekas tambang seluas 13 Hektar di Wise County, Virginia, akan direklamasi menjadi fasilitas tenaga surya yang akan menyediakan hingga 3 megawatt energi bersih untuk pusat data. Proyek instalasi tenaga surya ini memasok sekitar 20% daya energi dan memberikan kontribusi pendapatan sekitar $1,2 juta ke ekonomi lokal.

Bicara soal proses reklamasi lahan bekas tambang, SUCOFINDO menyediakan pelayanan konsultansi tambang mineral dan infrastruktur untuk menunjang aktivitas pertambangan mineral dari proses perencanaan tambang hingga pasca tambang.

Salah satu jasa konsultasi tambang tersebut dapat memberikan berbagai solusi terkait proses reklamasi yang tentunya sesuai dengan standar dan peraturan nasional. SUCOFINDO hadir untuk pulihkan kembali lingkungan pasca tambang bersama.

Suka dengan apa yang Anda baca?
Bagikan berita ini: