Sertifikasi

Mengenal Sertifikasi GMP+ untuk Industri Pakan

Pakan ternak telah menjadi komponen vital dalam rantai pasokan makanan untuk memastikan asupan protein hewani yang aman dan sehat bagi masyarakat. Karena itu, penting untuk memahami dan mengenal lebih dalam mengenai GMP (Good Manufacturing Practice).

Sertifikasi tersebut menjadi landasan dasar bagi keamanan pakan ternak di pasar internasional, termasuk Indonesia. Ini juga membantu memastikan bahwa pakan ternak yang diproduksi sudah bersifat aman, berkualitas, dan memenuhi standar tertinggi.

Sistem Sertifikasi GMP+

Sertifikasi Good Manufacturing Practice Plus adalah sebuah sistem sertifikasi internasional yang bertujuan untuk mengatur dan memastikan kualitas pakan ternak dan makanan hewan sudah sesuai standar yang ditetapkan.

Sistem ini dikembangkan oleh GMP+ International, sebuah organisasi yang berfokus pada standar keamanan pakan ternak. Sesuai namanya, sertifikasi ini didasarkan pada prinsip Praktik Manufaktur yang Baik dan lebih berfokus khusus pada industri pakan saja.

Pasalnya, pakan yang berkualitas rendah atau terkontaminasi dapat berdampak negatif pada kesehatan hewan ternak. Selain itu, pada akhirnya pada produk-produk turunan yang dihasilkan dari hewan ternak seperti daging, susu, atau telur juga bisa ikut terdampak.

Jadi, sertifikasi ini adalah alat yang efektif untuk memberikan keyakinan kepada konsumen dan industri bahwa pakan yang dihasilkan adalah aman untuk hewan ternak sekaligus aman jika nanti hewan ternak atau produk turunannya dikonsumsi oleh manusia.

Lalu, apa saja manfaat penerapan sistem sertifikasi ini? Sebagai referensi, berikut ini adalah beberapa poin manfaat yang bisa Anda dapatkan sebagai pelaku industri pakan ternak:

1. Verifikasi Kualitas Internasional

Sertifikat keamanan pakan Good Manufacturing Practice Plus telah memastikan verifikasi kualitas yang diakui secara internasional. Ini berarti produk pakan Anda telah diakui dan diverifikasi sesuai dengan standar global yang ketat.

2. Sudah Mencakup Standar Lain yang Relevan

Selanjutnya, sertifikasi ini sudah mencakup standar relevan lainnya dalam industri pakan, baik yang bersifat lokal maupun internasional. Ini membantu perusahaan untuk tetap selaras dengan perkembangan terbaru dalam sektor terkait.

3. Fokus pada Penilaian Risiko dan Kualitas

Dengan sertifikasi Good Manufacturing Practice Plus, perusahaan pakan dapat lebih fokus pada penilaian risiko dan upaya untuk meningkatkan kualitas produksi. Ini memungkinkan efisiensi operasional yang lebih besar.

4. Menggunakan Bahasa yang Sama di Seluruh Dunia

Sistem sertifikasi keamanan pakan ini disusun berdasarkan standar bahasa yang sama di seluruh dunia. Hal ini memudahkan komunikasi dan kerja sama antara perusahaan pakan di berbagai negara, bahkan memudahkan ekspansi bisnis secara global.

5. Akses ke Pasar Global

Perusahaan pabrikan yang memiliki sertifikat ini memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memasuki pasar global dan bersaing di tingkat internasional. Ini membuka peluang baru untuk pertumbuhan bisnis.

6. Meningkatkan Ketertelusuran Rantai Produksi

Terakhir, Good Manufacturing Practice Plus dapat membantu meningkatkan ketertelusuran dalam rantai produksi pakan. Ini memungkinkan perusahaan untuk melacak asal usul bahan bakunya dan mengidentifikasi masalah dengan cepat jika terjadi sesuatu.

Prinsip Dasar Sistem Sertifikasi GMP+

Dalam penerapannya, sistem sertifikasi Good Manufacturing Practice Plus terdiri atas beberapa prinsip dasar yang membantu pendekatan khusus untuk memastikan kualitas dan keamanan produk dari industri pakan. Berikut ini rincian lengkapnya:

1. Praktik Manufaktur yang Baik

Penerapan praktik manufaktur yang baik atau Good Manufacturing Practice adalah prinsip dasar yang pertama sekaligus paling utama. Prinsip ini membantu memastikan bahwa pakan diproduksi dengan cara yang aman dan higienis.

2. Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)

Prinsip dasar yang kedua adalah dalam Sistem Sertifikasi Good Manufacturing Practice Plus adalah penerapan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP). 

HACCP adalah metode sistematis untuk mengidentifikasi bahaya yang mungkin muncul dalam produksi pakan dan menentukan langkah-langkah pengendalian yang kritis.

HACCP juga membantu memastikan bahwa pakan ternak yang dihasilkan tidak hanya diproduksi dengan cara yang aman dan higienis, tetapi juga bahwa langkah-langkah pengendalian kritis diambil untuk menghindari bahaya potensial.

3. Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001)

Selanjutnya, sertifikasi Good Manufacturing Practice Plus juga melibatkan penerapan Sistem Manajemen Mutu. Ini melibatkan penggunaan metode dan prosedur untuk memastikan bahwa kualitas pakan ternak terus dijaga dan ditingkatkan.

Selain itu, sistem ini juga membantu memastikan bahwa seluruh langkah pengendalian beserta proses verifikasi diterapkan secara konsisten sesuai dengan standarisasi di ISO 9001.

Praktik Manufaktur yang Baik untuk Industri Pakan GMP+

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, bisa diketahui bahwa Praktik Manufaktur yang Baik atau Good Manufacturing Practice adalah fondasi utama dalam industri pakan. Berikut ini ruang lingkup dan contoh prakteknya:

1. Lokasi

Ini merujuk pada pemilihan situs produksi yang tepat. Lokasi harus memenuhi persyaratan lingkungan dan regulasi setempat, termasuk jarak dari sumber pencemaran potensial seperti pabrik kimia atau limbah industri.

2. Bangunan

Bangunan tempat produksi harus dirancang dengan benar untuk memastikan kebersihan, keamanan, dan efisiensi operasional. Ini mencakup pemisahan yang tepat antara area produksi, penyimpanan, dan administrasi.

3. Fasilitas Sanitasi

Fasilitasnya harus memiliki sistem sanitasi yang memadai, termasuk sistem air bersih, pengelolaan limbah, dan fasilitas pencucian yang memadai.

4. Mesin dan Peralatan

Mesin dan peralatan yang digunakan dalam produksi harus dijaga dengan baik, dibersihkan secara teratur, dan dikalibrasi dengan benar untuk memastikan kualitas produk yang konsisten.

6. Bahan

Good Manufacturing Practice mengatur pengadaan, penyimpanan, dan penggunaan bahan baku secara ketat. Semua bahan harus memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan.

7. Pengawasan Proses

Proses produksi harus dikontrol secara ketat untuk memastikan kualitas produk yang konsisten. Ini melibatkan pemantauan suhu, tekanan, waktu, dan parameter lain yang relevan.

8. Produk Akhir

Produk akhir harus diuji dan diverifikasi untuk memastikan bahwa produknya sudah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan sebelum dilepaskan ke pasar.

9. Laboratorium

Laboratorium harus memenuhi standar tertentu untuk menguji dan menganalisis produk. Ini termasuk peralatan laboratorium yang tepat dan personil yang terlatih.

10. Karyawan

Pihak karyawan harus mendapatkan pelatihan yang memadai tentang GMP dan menjalani pengawasan ketat untuk memastikan kepatuhan mereka terhadap praktik-praktik yang benar.

11. Pengemas, Label, dan Keterangan Produk

Proses pengemasan harus dilakukan dengan cermat serta sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, dan label produknya harus jelas dan akurat.

12. Penyimpanan

Produk harus disimpan pada suhu dan kondisi yang sesuai untuk mencegah kerusakan atau kontaminasi.

13. Pemeliharaan dan Program Sanitasi

Mesin, peralatan, dan fasilitas harus dipelihara dengan baik. Program sanitasi yang kuat harus diterapkan untuk mencegah kontaminasi silang.

14. Pengangkutan

Produk harus diangkut dengan benar untuk mencegah kerusakan atau kontaminasi selama transportasi.

15. Dokumentasi dan Pencatatan

Semua aktivitas produksi dan pengujian harus didokumentasikan dengan cermat. Ini mencakup catatan produksi, catatan pengujian, dan dokumen lain-lain yang relevan.

16. Pelatihan

Pelatihan terus-menerus harus diberikan kepada karyawan untuk memastikan pemahaman dan kepatuhan terhadap Good Manufacturing Practice Plus.

17. Penarikan Produk dan Pelaksanaan Pedoman

Sistem sertifikasi ini sudah mencakup prosedur untuk menarik produk dari pasar jika ditemukan masalah keamanan atau kualitas, dan prosedur tersebut wajib untuk diikuti.

Singkatnya, sistem sertifikasi ini bertujuan untuk menghasilkan pakan ternak yang berkualitas, selaras dengan regulasi hukum, dan sesuai dengan standar global. Jika industri Anda bergerak di bidang pakan ternak, dapatkan sertifikat GMP Plus bersama layanan konsultasi pelaksanaan GMP dari Sucofindo dengan cara hubungi kami sekarang!

Suka dengan apa yang Anda baca?
Bagikan berita ini: