Buku Earth’s Breath – The Living Treasures of Pertamina Geothermal Energy merefleksikan komitmen Pertamina Geothermal Energy (PGE) dalam memadukan pemanfaatan energi panas bumi dengan pelestarian keanekaragaman hayati.
Buku ini menampilkan berbagai upaya strategis PGE, mulai dari penerapan teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, reduksi emisi, hingga program konservasi flora dan fauna di sekitar wilayah operasi.
Lebih dari sekadar dokumentasi, buku ini menghadirkan kisah nyata tentang bagaimana energi bersih dapat berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem serta pemberdayaan masyarakat. Melalui inovasi berkelanjutan, PGE menegaskan peran pentingnya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan mewariskan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.
Penulis:
Retno Suryani, Anggita Fitriani, Jane Ivana, Nanda Vikahadi, Fitria Umi Fauziyah, Luthfi Gita Hapsari, Tri Retno Murtanti, Amintyas Nusa Nuriyah, Syafiera Fibiana Razak, Muhammad Farhan Huda, Syalva Taskia Muhammad Yusuf, Adhitya Wicaksono, Johny Alexander Rompas
The book Earth’s Breath: The Living Treasures of Pertamina Geothermal Energy highlights Pertamina Geothermal Energy’s (PGE) dedication to balancing clean energy development with biodiversity conservation.
Covering five key operational areas—Kamojang, Ulubelu, Lahendong, Karaha, and Lumut Balai—the book presents real practices and innovations to protect endemic flora and fauna, restore degraded ecosystems, and strengthen community-based environmental programs.
By showcasing initiatives such as watershed revitalization, agroforestry with local species, water spring protection, and nursery-based reforestation, the book demonstrates how green energy projects can go hand in hand with sustaining natural ecosystems. It serves as both documentation and inspiration, underlining that the true meaning of sustainable energy lies in harmonizing technological progress with ecological preservation.
Authors:
Retno Suryani, Anggita Fitriani, Jane Ivana, Nanda Vikahadi, Fitria Umi Fauziyah, Luthfi Gita Hapsari, Tri Retno Murtanti, Amintyas Nusa Nuriyah, Syafiera Fibiana Razak, Muhammad Farhan Huda, Syalva Taskia Muhammad Yusuf, Adhitya Wicaksono, Johny Alexander Rompas

