Inspeksi dan audit

Apa Saja Jenis Inspeksi di Wilayah Pertambangan?

Cegah Insiden, Penyakit, dan Cedera dengan Inspeksi Pertambangan

Dalam industri tambang, ada yang namanya inspeksi pertambangan, artinya pemeriksaan atau peninjauan yang dilakukan secara seksama. Hasil dari peninjauan ini nantinya berguna untuk melakukan pembangunan dengan kualitas terbaik dari segi lingkungan.

Karena kegiatan tambang termasuk salah satu aktivitas riskan, sebab menggali tanah pada kedalaman tertentu. Aktivitas ini membutuhkan berbagai hal untuk dipersiapkan dan direvitalisasi agar  terhindar dari berbagai ancaman dampak negatif.

Apa Itu Inspeksi?

Secara definisi, inspeksi pertambangan adalah elemen yang digunakan untuk memastikan kualitas produk yang sesuai dengan standar yang diharapkan. Maksud baik dari dilaksanakannya peninjauan supaya konsumen bisa puas dengan hasil yang disebarluaskan.

Pelaksanaan peninjauan sejak awal dapat meminimalisir berbagai bentuk dampak negatif dalam produksi. Berbagai kemungkinan pengembalian produk, buruknya kualitas produksi, dan biaya pembuatan ulang dapat dicegah melalui tindakan peninjauan sejak awal.

Peninjauan dalam bidang tambang tentu tidak dilakukan berdasarkan opini semata. Membutuhkan keahlian khusus serta berbagai teknologi yang mendukung agar hasilnya akurat. Inspeksi bukan hanya mengacu pada produk, tapi juga bangunan serta perusahaan atau organisasi.

Tujuan Melakukan Inspeksi

Peninjauan dilakukan untuk mencapai sebuah maksud atau tujuan. Tujuan dari dilaksanakannya peninjauan dalam bidang tambang meliputi beberapa hal berikut:

  1. Mendeteksi bahan baku cacat sehingga dapat mengeluarkannya sebelum memasuki proses produksi.
  2. Menyortir barang berkualitas baik dan buruk sebelum dikirim kepada pelanggan.
  3. Sebagai bahan informasi akurat kepada pihak manajemen terkait fakta di lapangan, sehingga pihak manajemen dapat mengambil keputusan secara tepat.
  4. Mengurangi keluhan pelanggan dengan cara menghilangkan berbagai bahan tidak berkualitas.
  5. Berperan penting dalam peningkatan kualitas maupun reliabilitas produk ke depannya.

Kelima tujuan di atas menjadi acuan kenapa peninjauan sejak awal penting dilakukan. Butuh peranan ahli agar hasilnya akurat sehingga keputusan yang dibuat nantinya akan menjadi tepat.

Pelaksanaan Inspeksi Pertambangan

Kegiatan meninjau dapat memberikan hasil terbaik melalui beberapa pelaksanaan. Adapun pelaksanaan berbagai inspeksi pertambangan meliputi beberapa jenis ini:

1. Inspeksi Rutin

Sebelum melakukan peninjauan secara rutin, terlebih dulu dilakukan tiga persiapan, di antaranya penelaahan terkait data objek, mempersiapkan peralatan, dan mempresentasikan objek inspeksi. Biasanya dilakukan oleh penambangan bawah tanah, permukaan, dan semprot.

Berbagai bidang lainnya yakni pengolahan dan pemurnian, fasilitas permukaan, pembangkit tenaga listrik, pasca tambang, pelabuhan, dan sebagainya. Kegiatan eksplorasi juga masuk ke dalam bentuk peninjauan rutin.

2. Inspeksi Pelaksanaan Reklamasi

Peninjauan kedua ini dilaksanakan setelah proses tambang selesai. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi:

  • Melaksanakan pertemuan pra-inspeksi dengan kepala teknik tambang sekaligus bagian manajemen perusahaan untuk instruksi akurat.
  • Meninjau lahan yang akan direklamasi.
  • Bentuk inspeksi pertambangan dari pelaksanaan reklamasi lainnya merupakan mengendalikan erosi serta sedimentasi.

Ketiga kegiatan di atas merupakan kegiatan reklamasi yang rutin dilakukan setelah peninjauan rutin selesai. Ketiganya mesti dilalui secara berurutan untuk mendapatkan hasil akurat.

3. Inspeksi Kasus Lingkungan

Terakhir, peninjauan terhadap kasus lingkungan atau sifatnya insidentil. Kegiatan ini dilakukan pasca tambang dengan berbagai pelaksanaan berikut:

  • Melaksanakan pertemuan pra-inspeksi dengan kepala teknik tambang sekaligus bagian manajemen perusahaan untuk instruksi akurat.
  • Membuat sketsa lokasi terkait lingkungan yang akan ditambang.
  • Memeriksa peralatan terkait kasus lingkungan.
  • Memeriksa sarana pengelolaan lingkungan.
  • Menelaah prosedur operasi standar atau SOP.
  • Identifikasi sebaran dampak.
  • Menelaah kualitas lingkungan.
  • Mewawancarai saksi rekonstruksi.
  • Menguji kelayakan alat.
  • Menganalisis sebab kejadian.

Ketiga jenis inspeksi tersebut bisa dilakukan semuanya oleh jasa profesional Sucofindo. Pengalaman Sucofindo dalam pertambangan sudah tidak perlu diragukan lagi. Semakin ketat dan tepat pelaksanaan inspeksi pertambangan maka semakin minim dampak negatifnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan inspeksi dan audit dan sektor layanan pertambangan batu bara. Anda  bisa membaca artikel kami di sini. Jika Anda dan perusahaan Anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait layanan kami, hubungi dan konsultasikan hal tersebut di sini.

Suka dengan apa yang Anda baca?
Bagikan berita ini: