Reclaiming Life Through the Soil Seribu Tunas dari Tanah yang Terluka

PT Suprabari Mapanindo Mineral menghadirkan inovasi SIMBIOSA dengan memadukan mikoriza, fungi hayati, pupuk hayati cair, dan kompos organik dari limbah internal. Inovasi ini mampu mempercepat pertumbuhan bibit lokal seperti durian, alpukat, mangga, jambu air, matoa, dan trembesi, menjadikan tanaman lebih sehat, subur, dan adaptif terhadap kondisi lahan pascatambang. Selain menekan biaya pembibitan secara signifikan, SIMBIOSA juga memperbaiki kualitas tanah, memperkaya keanekaragaman hayati, serta mendorong keberhasilan reklamasi yang lebih cepat dan terukur. Dengan pendekatan hayati ini, lahan yang sebelumnya gersang dapat kembali pulih dan berfungsi sebagai ekosistem yang produktif dan berkelanjutan.

Penulis : Retno Suryani, Rahma Safitri, Farah Salsabila Mulya Widiyanti, Afan Fauzi, Farah Fadhilah Ramadhani, Turmuji, Teguh Priyanto, Febram Gumari, Muhammad Rizky Novrian Widyanto, Muhammad David Hambali


PT Suprabari Mapanindo Mineral introduces the SIMBIOSA innovation, which combines mycorrhizae, beneficial fungi, liquid biofertilizer, and organic compost derived from internal waste. This innovation accelerates the growth of local seedlings such as durian, avocado, mango, water guava, matoa, and rain tree, making the plants healthier, more fertile, and more adaptive to post-mining land conditions. Beyond significantly reducing nursery costs, SIMBIOSA also improves soil quality, enriches biodiversity, and supports faster and measurable reclamation success. Through this biological approach, previously barren land can recover and function again as a productive and sustainable ecosystem.

Authors: Retno Suryani, Rahma Safitri, Farah Salsabila Mulya Widiyanti, Afan Fauzi, Farah Fadhilah Ramadhani, Turmuji, Teguh Priyanto, Febram Gumari, Muhammad Rizky Novrian Widyanto, Muhammad David Hambali