sertifikasi HACCP

Syarat dan Kondisi Jasa Sertifikasi HACCP SUCOFINDO ICS

Penggunaan Logo Sertifikasi HACCP SUCOFINDO ICS

Pembekuan, Pencabutan, Pemberhentian, Pembatalan, dan Pengaktifan Kembali Sertifikat HACCP SUCOFINDO ICS

Penanganan Keluhan dan Perselisihan

Kebijakan Mutu SUCOFINDO ICS

Proses Banding

Mengapa memilih Sucofindo?

SUCOFINDO-International Certification Services (SICS) merupakan salah satu lembaga sertifikasi pertama di Indonesia yang memiliki pengalaman puluhan tahun dalam aktivitas penilaian kesesuaian, diantaranya jasa sertifikasi. Saat ini, SICS telah memiliki berbagai skema sertifikasi yang terakreditasi, diantaranya sertifikasi sistem manajemen mutu (ISO 9001), sertifikasi sistem manajemen kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan (SMK3L – ISO 14001), sertifikasi produk (SNI dan CB Scheme), sertifikasi produk organik, hingga sertifikasi sistem keamanan pangan (GMP, HACCP, hingga ISO 22000), dan lain-lain.

Kami mendukung Anda untuk menyakinkan konsumen terhadap produk pangan yang aman dan terpercaya melalui serangkaian tahapan audit. Auditor kami merupakan para ahli di sektor keamanan pangan yang cocok dengan bisnis Anda, memungkinkan terjadinya asesmen yang tepat dan efektif terhadap sistem Anda dan berfokus pada area dan isu yang penting untuk bisnis Anda.  

Pangan yang tekontaminasi dapat menyebabkan isu kemanan pangan yang merugikan dari segi kesehatan dan menyebabkan menurunnya produktivitas. Negara maju dan negara berkembang memiliki permasalahan yang sama tentang keamanan pangan, sehingga diantara mereka pun saling berbagi perhatian atas isu tersebut terhadap perdagangan pangan internasional seiring melonjaknya aktivitas masyarakat lintas negara.

Terkait permasalahan ini, munculah keadaan mendesak untuk menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, dengan membangun rantai pasok pangan yang aman dan terpercaya. Situasi keamanan pangan di berbagai negara berkembang, khususnya di kawasan Asia Pasific belum sepenuhnya sesuai harapan. Hal ini disebabkan rendahnya kondisi social ekonomi masyarakat serta kurangnya kesadaran akan konsep-konsep dasar tentang peralatan dan teknik penerapan keamanan pangan, seperti good hygiene practices (GHP), good manufacturing practices (GMP), hazard analysis and critical control point (HACCP), hingga ISO 22000.

HACCP

Sistim HACCP terdiri dari 12 langkah, 7 Prinsip yang merupakan suatu pendekatan logis dan sistimatis sebagai upaya dalam melakukan tindakan pencegahan agar menghasilkan produk pangan yang aman dikonsumsi. Kriteria audit untuk sertifikasi HACCP sesuai persyaratan khusus KAN.K-07.03 yaitu SNI CAC/RCP 1:2011 yang identik dengan General Priciple of Food Hygiene (CAC/RCP1-1969 Rev.04-2003). Standar tersebut mengatur tentang rangkaian rantai pangan dari produksi primer (on farm) hingga konsumsi akhir, dengan menekankan pengendalian prinsip-prinsip good manufacturing practices.

 

Skema Sertifikasi

Ruang Lingkup Sertifikasi HACCP

 

No.

Sektor

01.0

Produk-produk susu dan analognya

02.0*

Lemak, minyak, dan emulsi minyak

03.0

Es untuk dimakan

04.0*

Buah dan sayur

05.0*

Kembang gula/permen dan coklat

06.0*

Serealia dan produk serealia

07.0

Produk bakeri

08.0*

Daging dan produk daging

09.0*

Ikan dan produk perikanan

10.0

Telur dan produk-produk telur

11.0*

Gula dan Pemanis, termasuk madu

12.0*

Garam, rempah, sup, saus, salad, produk protein

13.0

Pangan olahan untuk keperluan gizi khusus

14.0*

Minuman, tidak termasuk produk susu

15.0*

Makanan ringan siap santap

16.0

Pangan siap saji (terkemas)

17.0

Food Contact material

18.0

Produksi Pakan Hewan

19.0*

Jasa Boga

20.0

Distribusi

21.0

Penyedia jasa transportasi dan penyimpanan

22.0

Jasa Penunjang

23.0

Produksi kemasan pangan dan bahan kemasan pangan

24.0

Pabrikasi peralatan

25.0*

Produksi dari bahan (bio) kimia

Keterangan : *Ruang lingkup terakreditasi KAN