BeritaSiaran pers

DUKUNG OPERASIONAL PELAYARAN NASIONAL, SUCOFINDO PASTIKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PASOKAN BBM SUBSIDI BPH MIGAS UNTUK PELNI

Jakarta, 4/2 – PT SUCOFINDO (PERSERO) sebagai BUMN di bidang Testing, Inspection, dan Certification (TIC) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas dan kuantitas pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) bagi sektor kemaritiman melalui layanan jasa bunker survey.

Kepala Strategic Business Unit (SBU) PT SUCOFINDO (PERSERO) Hulu Migas dan Produk Migas (HMPM) Zakir Mursalin, menyampaikan bahwa layanan tersebut merupakan bentuk pemastian independen atas proses penyaluran BBM subsidi guna keandalan dan kelancaran operasional kapal.

Layanan ini merupakan wujud komitmen PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam mendukung lancarnya operasional kapal. Proses pengisian BBM memiliki potensi risiko  kerugian jangka panjang apabila tidak diawasi secara optimal,” jelas Zakir Mursalin.

Lebih lanjut, Zakir Mursalin menegaskan bahwa bunker survey dilakukan untuk memperoleh data pengukuran kuantitas BBM yang akurat sebagai dasar keandalan operasional kapal. “Untuk memastikan transparansi dan akurasi, diperlukan pengawasan oleh surveyor independen dalam hal ini PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk melaksanakan pengawasan bunker survey secara profesional,” tambah Zakir Mursalin.

Pelaksanaan bunker survey ini mengacu pada American Petroleum Institute (API) Manual of Petroleum Measurements Standards (MPMS), American Society for Testing and Materials (ASTM) Standards terkait pengukuran, density dan sampling, Petroleum Measurement Tables (ASTM/API), SOP internal dan ketentuan keselamatan kerja.

“Sehingga seluruh kegiatan bunker survey sudah sesuai dengan prinsip kepatuhan terhadap standar, ketelusuran data dan akuntabilitas hasil pengukuran,“ tutup Zakir Mursalin.

Sebelumnya, PT SUCOFINDO (PERSERO), turut mendukung kelancaran pasokan BBM pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk KM Sangiang (6/1), khususnya pada momentum dengan intensitas pelayaran yang meningkat.

Dalam lingkup perdagangan internasional, transportasi laut memiliki peranan vital dan berbagai potensi risiko yang perlu dimitigasi melalui inspeksi terkait alat angkut dan perlengkapannya, kelayakannya dalam mengangkut muatan yang bersangkutan serta kelayakan penempatannya di atas alat angkut. Sejalan dengan hal tersebut PT SUCOFINDO (PERSERO) tidak hanya berperan dalam layanan bunker survey tetapi juga menyediakan berbagai layanan survey kemaritiman lainnya,  antara lain yaitu towing and lashing survey, cargo stowage survey, cleanliness survey, hose test, damage survey serta layanan survey maritim lainnya.

Tentang SUCOFINDO

PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia yang didirikan pada 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO (PERSERO) saat ini tergabung dalam holding BUMN Survei atau IDSurvey, bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO) dan PT Surveyor Indonesia (PERSERO). Bisnis PT SUCOFINDO (Persero) bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan untuk membantu pemerintah menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Seiring waktu, PT SUCOFINDO (Persero) melakukan diversifikasi jasa di bidang laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang lainnya di sektor pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan terbarukan, serta teknologi informasi. PT SUCOFINDO (Persero) memiliki 93 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang, dengan 68 laboratorium yang tersebar luas untuk menghadirkan solusi cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

PT SUCOFINDO (PERSERO)
Divisi Sekretariat Perusahaan
Telepon: +62 21 798 3666
Faksimili: +62 21 798 3888
Email: humas@sucofindo.co.id
Informasi ini tersedia di www.sucofindo.co.id

Artikel Lainnya

Suka dengan apa yang Anda baca?
Bagikan berita ini:

Berita Terkait