SUCOFINDO Dukung UMK Naik Kelas dengan Pelatihan Marketing Digital

Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:02


PT SUCOFINDO melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) mendukung Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk naik kelas melalui pelatihan dan pembinaan di bidang Marketing Digital. Pelatihan dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Usaha Mikro dan Usaha Kecil (UMK) di era digital.

Pelatihan dan pembinaan ini diikuti oleh 30 UMK Binaan Sucofindo di area Bogor Jawa Barat. Acara yang diawali dengan sosialisasi untuk para mitra binaan, yaitu penjelasan kembali terkait dengan visi, misi, nilai SUCOFINDO dan berbagai kebijakan Sistem Manajemen di SUCOFINDO.

Acara kemudian diikuti dengan pelatihan cara melakukan penjualan melalui online.  Peserta pelatihan diberikan pengetahuan dan praktek untuk melakukan foto produk yang menarik, menggunakan media online untuk membantu penjualan, strategi penjualan melalui media online, baik tampilan maupun narasi, dan juga packaging product.

Kegiatan pembekalan UMK Binaan Sucofindo tersebut dilaksanakan di Hotel Sahira Bogor. Melalui pembekalan ini, UMK diharapkan dapat memanfaatkan teknologi secara efektif ditengah pesatnya perkembangan dunia digital untuk mempromosikan produknya demi keberlangsungan usaha.

Direktur Keuangan, Manajemen dan Risiko, Budi Hartanto mengatakan bahwa pembekalan ini rutin dilakukan sebagai bagian dari pembinaan untuk para UMK, agar dapat memiliki keunggulan dalam bersaing. Pelatihan lainnya berupa sistem manajemen mutu, keuangan dan marketing, dilaksanakan secara gradual. Budi berharap, selain melalui bantuan pembiayaan, pembinaan ini dapat membantu para UMK untuk segera mandiri, dengan meningkatkan omzet penjualannya.

SUCOFINDO berkomitmen untuk berperan serta dalam pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang berorientasi pada profit, people dan planet. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program TJSL yang mampu melindungi dan meningkatkan kelangsungan usaha serta berdampak signifikan dan komunal bagi masyarakat dan lingkungan.

Sementara itu Natali, pengusaha kue, mitra binaan SUCOFINDO, mengatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memotivasi usaha kembali yang sempat terkena dampak pandemi sehingga memiliki kepercayaan untuk bisa memulai kembali dan kami mendapat jalan untuk berjualan secara online, sehingga dapat menyiasati masa pandemi.

Natali mengharapkan, pelatihan ini dilakukan secara rutin agar kami dapat mendapat pembekalan untuk berusaha, terutama berjualan secara online.  Saat ini kami pun sudah mulai pulih kembali.

Tentang SUCOFINDO

PT SUCOFINDO adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau ID Survey. PT SUCOFINDO memiliki layanan jasa Testing, Inspeksi, Sertifikasi untuk berbagai sektor Industri.

Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi.

SUCOFINDO memiliki 80 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan 65 laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia.                                                                                               -----

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

 

PT SUCOFINDO

Divisi Sekretariat Perusahaan

Telepon            : +62 21 798 3666

Faksimili          : +62 21 798 3888

Email                 : humas@sucofindo.co.id

Informasi ini tersedia di www.SUCOFINDO.co.id