Survei Kualitas-Kuantitas Batubara: Mengapa Batubara perlu diuji & dianalisa?

Selasa, 28 Juni 2022 | 16:52


Batubara terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan purba yang kemudian mengendap pada area tanpa oksigen selama berjuta-juta tahun, sehingga bakteri aerob yang membusukkan tumbuhan tidak mampu berkembang dengan baik. Setelah mendapat pengaruh suhu dan tekanan yang terus menerus selama jutaan tahun, batubara mengalami proses pembatubaraan (coalification), mulai dari gambut, lignit, sub-bituminus, bituminus, kemudian antrasit secara berurutan berdasarkan kualitas batubara tersebut.

Indonesia termasuk dalam 5 negara dengan daerah penghasil batubara terbesar di dunia, bersanding dengan China, India, Amerika Serikat, dan Australia. Berdasarkan data Minerba One Data Indonesia (MODI) dari Kementerian ESDM, pencapaian produksi Indonesia pada tahun 2021 kemarin mencapai 611.42 juta ton atau 97.83% dari target 625 juta ton, yang kemudian hanya 81.04% (506,49 juta ton) yang terjual dari produksi tersebut.

Batubara di dunia sangat beragam, mulai dari bentuk hingga jenisnya. Ada berbagai parameter yang membuat batubara tidak sama antara satu dengan yang lain, sehingga memiliki sifat dan kualitas yang berbeda pula. Saat ini paling tidak ada 16 parameter batubara (Total Sulfur, Calorific Value, Analisis Proksimat, Analisis Ultimat, Analisis Abu, Hardgrove Grindability Index, dll).

Karakterisasi batubara berbeda-beda tergantung pada coal-field dan coal-seam, sehingga batubara memiliki tingkat variabilitas tinggi baik fisik maupun kimia. Oleh karena variabilitas batubara yang beragam, maka dilakukan parameterisasi kualitas batubara untuk memudahkan pemanfaatannya.

Perbedaan kualitas pada batubara akan berpengaruh terhadap kegunaan batubara. Untuk menentukan perbedaan itu, diperlukan analisis dan pengujian batubara agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan secara internasional yaitu Coal Standards and Gas Standards dari American Socienty for Testing and Material (ASTM).

Pengujian batubara terdiri dari 2 hal, yaitu persiapan sample agar siap dianalisis dan pengujian parameter dari karakteristik batubara. Sample batubara tersebut harus diuji dan dianalisa untuk mengeetahui kualitasnya. Analisis dan pengujian tersebut menjadi sangat penting karena konsumen membutuhkan batubara untuk kegunaan yang spesifik, sedangkan antara satu jenis batubara dengan yang lain memiliki kegunaan yang berbeda-beda.

PT SUCOFINDO menyediakan berbagai layanan jasa di Sektor Batubara sebagai pihak ketiga yang independen dan kompeten, yang mampu memberikan kepastian akan pemenuhan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan. Jasa kami mulai dari Inspeksi dan Audit, Pengujian dan Analisis, Sertifikasi, Pelatihan, Konsultasi dalam upaya mitigasi risiko, pemenuhan persyaratan mutu, lingkungan dan K3, serta jasa lain terkait industri batubara dari proses hulu hingga ke hilir.

Butuh jasa Survei Kualitas dan Kuantitas Batubara atau mau konsultasi seputar industri batubara? Hubungi kami melalui Whatsapp (08118910222) atau klik gambar di bawah ini!