KEMENPAREKRAF BERSAMA KONSORSIUM SUCOFINDO-MUTU AGUNG LESTARI- TUVRheinland BERHASIL AUDIT & SERTIFIKASI 6300 INDUSTRI PARIWISATA DI INDONESIA

Senin, 15 November 2021 | 16:04


Jakarta, 12/11 – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF) bersama dengan konsorsium pelaksana Sertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE), yakni PT SUCOFINDO (Persero), PT TUV Rheinland Indonesia, dan PT Mutuagung Lestari telah selesai melakukan 6300 proses audit  dan sertifikasi CHSE kepada pelaku usaha industri pariwisata di 34 Provinsi Indonesia.

Direktur Standardisasi dan Sertifikasi Usaha, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Oni Yulfian menyatakan bahwa dengan berhasil diraihnya sertifikat CHSE ini mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat pada produk pariwisata Indonesia. “Kami pun mengapresiasi tim konsorsium, atas bantuan dan kerja kerasnya yang baik selama ini. Khususnya selama proses audit dan sertifikasi lebih cepat dari target yang telah disepakati. Kami berharap dengan adanya sertifikat CHSE ini mampu meningkatan kepercayaan wisatawan dan usaha pariwisata kembali bergairah,” kata Oni.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT SUCOFINDO (Persero) Budi Hartanto mengucapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh Kemenparekraf untuk proses audit sertifikat CHSE.  “Syukur alhamdulillah kami sampaikan bahwa hari ini merupakan kebahagiaan kita bersama karena telah menyelesaikan kegiatan CHSE yang ditugaskan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan dan kami telah menyelesaikan seluruh target yang telah ditentukan oleh KEMENPAREKRAF, yaitu audit dan sertifikasi CHSE kepada 1.000 pelaku usaha hotel dan 5.300 pelaku usaha non hotel di 34 Provinsi,” ujar Budi.

Selanjutnya, Budi berharap untuk ke depannya tetap terjalin kerja sama yang baik antara PT SUCOFINDO (Persero) dengan Kemenparekraf. Hal ini sebagai komitmen PT SUCOFINDO (Persero) dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan pariwisata Indonesia. “Oleh karena itu, masukan serta arahan yang diberikan oleh Kemenparekraf memacu dan memotivasi kami sebagai improvement PT SUCOFINDO (Persero), sehingga kami bisa membantu menjalankan program pemerintah dalam meningkatkan pariwisata secara keseluruhan,” kata Budi.

Hasil dari laporan akhir konsorsium kegiatan Sertifikasi CHSE ini, tercatat Kemenparekraf  bersama tim konsorsium berhasil menyelesaikan proses audit dan sertifikasi kepada 6.300 pelaku usaha, yaitu dengan spesifikasi 1.000 pelaku usaha hotel dan 5.300 pelaku usaha non hotel, dan hanya 6.118 yang lolos dan berhasil meraih sertifikat CHSE dan mendapatkan label Indonesia Care.

Dalam upaya pemulihan ekonomi Nasional, PT SUCOFINDO (Persero) melalui peranannya sebagai BUMN Jasa Survei akan terus adaptif mencipta inovasi dan berkolaborasi untuk membantu para pelaku usaha. Bentuk komitmen ini pun menurut Budi Hartanto sejalan dalam pencapaian Visi dan Misi SUCOFINDO, khususnya mampu menciptakan nilai ekonomi kepada para pemangku kepentingan melalui layanan jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultansi serta jasa terkait lainnya untuk menjamin kepastian berusaha.

Berbagai Inovasi yang dimiliki SUCOFINDO untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha, di antaranya adalah penunjukan SUCOFNDO sebagai Lembaga Pemeriksa Halal oleh BPJPH. SUCOFINDO dilengkapi dengan peralatan uji laboratorium dengan teknologi Digital Droplet PCR; Jasa monitoring limbah dengan menggunakan Teknologi Sistem Informasi atau SPARING, dan Pengujian & Kalibrasi berbagai Alat kesehatan; Type Approval Alat Komunikasi, Digital Survey, Inspection Geo Survey.

Tentang SUCOFINDO

PT SUCOFINDO (Persero) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. Sebagai BUMN, Pemerintah Indonesia merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 95 persen.

Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi.

SUCOFINDO memiliki 66 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia.

                                                                                                     -----

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

PT SUCOFINDO (Persero)

Bagus Subihantoro

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan

Telepon              : +62 21 798 3666

Faksimili            : +62 21 798 3888

Email                  : humas@sucofindo.co.id

Informasi ini tersedia di www.SUCOFINDO.co.id