SUCOFINDO Bersama BUMN Klaster Manufaktur, Rilis Program IMLI dan IDMRI

Senin, 28 Juni 2021 | 14:43


PT SUCOFINDO (Persero) bersama dengan BUMN lainnya yang tergabung dalam BUMN Klaster Manufaktur merilis Indonesia Manufacturing Learning Institute (IMLI) dan Indonesia Defence & Manufacturing Research Institute (IDMRI)

Jakarta, 22/06 – PT SUCOFINDO (Persero) bersama dengan BUMN lainnya yang tergabung dalam BUMN Klaster Manufaktur merilis Indonesia Manufacturing Learning Institute (IMLI) dan Indonesia Defence & Manufacturing Research Institute (IDMRI) pada 22 Juni 2021. Perilisan ini ditandai oleh penandatanganan Nota Kesepahaman oleh masing-masing Direksi perwakilan dari BUMN Klaster Manufaktur secara daring dan disaksikan oleh Wakil Menteri 1 Kementerian BUMN  RI Pahala Mansury. Pada sesi penandatanganan ini, PT SUCOFINDO (Persero) turut hadir dan diwakili oleh Direktur Sumber Daya dan Pengembangan Bisnis Rozainbahri Noor.

Saya percaya adanya program ini adalah sebagai sarana dalam membangun budaya kerja khususnya untuk mengimplementasikan AKHLAK, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dan nantinya mampu menciptakan talent terbaik dari masing-masing BUMN” ujar Pahala saat memberikan Key Note Speech pada acara perilisan.

Pahala menambahkan bahwa adanya program ini diharapkan dapat dijalankan dengan penuh komitmen, sehingga kedepannya dapat mewujudkan pengembangan inovasi dan Sumber Daya Manusia yang bertalenta di Klaster Manufaktur. “Kuncinya adalah alokasi waktu dan perhatian cukup yang diberikan oleh para leader BUMN serta Managemendi Klaster Manufaktur,” kata Pahala.

Dalam kegiatan tersebut, program terbaru ini lebih lanjut dipaparkan oleh Ketua Koordinator Klaster Manufaktur, yaitu Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Silmy Karim. “Dua program ini diharapkan mampu meningkatkankan kompetensi dan kapabilitas. Nantinya, mampu mendorong research untuk menciptakan inovasi-inovasi, sehingga kedepannya program ini di Klaster Manufaktur dapat menjadi tempat rujukan bagi perusahaaan-perusahaan atau pun perseorangan di luar klaster maupun di luar BUMN yang ingin meningkatkan kapabilitas dan research di bidang manufaktur,” ujar Silmi.

Indonesia Manufacturing Learning Institute (IMLI) merupakan wadah pembelajaran yang bersifat teknikal sesuai dengan kebutuhan klaster, serta memiliki kewenangan untuk merumuskan kebijakan, strategi, standardisasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan learning di dalam fokus area/klaster BUMN. Sedangkan, Indonesia Defence & Manufacturing Research Institute (IDMRI) merupakan wadah pelaksanaan research dan inovasi yang bersifat teknikal sesuai kebutuhan klaster, serta memiliki kewenangan untuk merumuskan kebijakan, strategi, standardisasi, dan kolaborasi.

Direktur Sumber Daya dan Pengembangan Bisnis PT SUCOFINDO (Persero) Rozainbahri Noor pada kesempatan yang sama mendukung adanya program ini. “Dengan didirikannya IMLI dan IDMRI mampu memperkuat brand posisi BUMN Klaster Manufaktur khususnya dalam subklaster Jasa Survey, sehingga nantinya mampu meningkatkan daya saing BUMN menjadi pemain global dan menjadikan BUMN Klaster Manufaktur sebagai wadah terciptanya talenta yang berkualitas,” ujar Rozainbahri.

Rozainbahri berharap bahwa kedepannya program ini sebagai sarana dalam pembekalan, serta melakukan research dan innovation, sehingga mendukung center of excellence untuk Klaster Manufaktur secara umum, dan khususnya untuk BUMN Jasa Survey. “Dengan terciptanya SDM yang unggul, baik di regional maupun global juga memberikan nilai tambah yang lebih besar untuk negeri dan mampu mendorong sebagai kontributor utama bagi pengembangan ekonomi Indonesia,” kata Rozainbahri.

PT SUCOFINDO (Persero) dalam komitmennya mewujudkan sumber Daya Manusia yang unggul dilakukan melalui SUCOFINDO Center for Learning and Development (SCLD), yang merupakan program pelatihan dan kaderisasi. Program ini mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi pegawai. Khusus di masa pandemi SUCOFINDO mengambil kesempatan dengan memberikan pelatihan secara masif bagi pegawai untuk bersiap menghadapi perubahan bisnis. 

Salah satu strategi pembelajaran yang akan dilakukan oleh SCLD pada tahun 2019 adalah melalui optimalisasi e-Learning. E-Learning merupakan suatu proses belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana efektif dan memperluas pengetahuan.

Selain itu, PT SUCOFINDO (Persero) juga telah mencanangkan untuk membuat beberapa strategi di antaranya adalah Leadership Academy yang merupakan bagian dari Sucofindo Talent Management System (STMS) dan Sucofindo Learning Center.

 

Tentang SUCOFINDO

PT SUCOFINDO (Persero) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. Sebagai BUMN, Pemerintah Indonesia merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 95 persen.

 

Bisnis SUCOFINDO bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian SUCOFINDO melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, assessment, konsultansi, pelatihan dan berbagai kegiatan penunjang terkait, diantaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi.

 

SUCOFINDO memiliki 60 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia.

                                                                                                     -----                                                    

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

PT SUCOFINDO (Persero)

Bagus Subihantoro

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan

Telepon              : +62 21 798 3666

Faksimili            : +62 21 798 3888

Email                  : humas@sucofindo.co.id

Informasi ini tersedia di www.SUCOFINDO.co.id