SUCOFINDO-VTP Jalin Kerja Sama Logistik Ekspor Impor

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:08


Surabaya, 17 Juli 2019 –  PT SUCOFINDO (Persero) bekerja sama dengan PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) dalam proses pendistribusian logistik untuk proyek Pusat Logistik Berikat (PLB) di Surabaya, Jawa Timur. “Ini merupakan bentuk kerja sama operasi dalam pengelolaan kegiatan logistik,” kata Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Bachder Djohan Buddin saat memberikan sambutan.

Perjanjian kerja sama ini tertuang dalam Nota Kesepahaman MoU yang ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Bachder Djohan Buddin dan Direktur Utama PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) Mochamad Yusuf Danadibrata di Kawasan PLB, Gudang PT SIER, Surabaya (17/7) yang turut didampingi oleh Asisten Deputi Restrukturisasi dan Pendayagunaan Portofolio Kepemilikan Negara Minoritas Aditya Dhanwantara, Asisten Deputi Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan III Hendrika Nora O. Sinaga.

Selanjutnya, Bachder mengatakan bahwa MoU ini memiliki sinergi mutualisme antara kedua belah pihak.  Salah satunya  adalah  proses distribusi logistik menuju PLB yang akan dilakukan oleh PT Varuna Tirta Prakasya (Persero). Kemudian, dalam hal ini PT SUCOFINDO (Persero) dapat memberikan jasanya di bidang inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultansi, dan pelatihan kepada PT Varuna Tirta Prakasya (Persero). “Kerja sama ini memenuhi kebutuhan dan saling mendukung bisnis dua belah pihak sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing perusahaan,” kata Bachder.

Kerja sama ini menurut Bachder merupakan implementasi dari sinergi BUMN. “Hal ini pun akan berdampak positif bagi kepentingan bangsa dan negara terutama dalam bisnis ekspor dan impor sebagai wujud BUMN untuk Negeri,” kata Bachder.

Bachder menargetkan proses bisnis ini dapat dilakukan di bulan Juli 2019. “Kami berharap sudah langsung dapat beroperasi bertepatan dengan dibukanya PLB di Gudang PT SIER,” kata Bachder.  

Bagi Bachder kerja sama ini mampu melengkapi peran PLB PT SUCOFINDO (Persero), khususnya dalam kegiatan penyediaan jasa logistik port to production site yang saat ini masih dikerjasamakan dengan pihak swasta. “Kami ingin PLB ini menjadi bisnis satu pintu, sehingga lebih efisien dan memudahkan para pelanggan,” kata Bachder.

Selanjutnya, menurut Direktur Utama PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) Mochamad Yusuf Danadibrata bahwa kerja sama ini adalah bentuk sinergi BUMN yang saling melengkapi dan menguntungkan kedua belah pihak serta memberikan nilai tambah kepada para pelanggan yaitu "one stop services logistics".

Harapan kami dengan kerjasama ini dapat memberikan kontribusi efisiensi biaya dan ketepatan waktu dalam bidang logistik.

Kegiatan kerja sama bidang logistik ini, PT SUCOFINDO (Persero) juga melakukan kerja sama dengan pihak-pihak lain. “Untuk menunjang kegiatan usaha kami juga bekerja sama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) sebagai penjamin transaksi kegiatan ekspor impor dan PT SIER sebagai penyedia fasilitas pergudangan,” kata Kepala Strategic Business Unit (SBU) Komoditi dan Solusi Perdagangan PT SUCOFINDO (Persero) Rikrik Supriyadi.

Khususnya dalam bisnis PLB, PT SUCOFINDO (Persero) telah beroperasi di Marunda, Jakarta Utara. “Namun, saat ini telah penuh okupansinya, sehingga dibuka kembali di Gudang Rungkut milik PT SIER, Surabaya yang akan beroperasi pada Juli 2019,” kata Rikrik.

PT SUCOFINDO (Persero) juga telah melakukan sosialisasi Pengelolaan PLB di Bandung pada 13 September 2018 dengan bekerja sama dengan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Jawa Barat.

Tentang Sucofindo

 

PT Sucofindo (Persero) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. Sebagai BUMN, Pemerintah Indonesia merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 95 persen.

 

Bisnis Sucofindo bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Kemudian Sucofindo melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, assessment, konsultansi, pelatihan dan berbagai kegiatan penunjang terkait, diantaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi.

 

Sucofindo memiliki 60 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. Jaringan laboratorium yang luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia.

                                                                                                                -----      

 

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi:

 

PT SUCOFINDO (Persero)

Iwan Eddy Himawanto

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan

Telepon               : +62 21 798 3666

Faksimili             : +62 21 798 3888

Email                    : iwaneddy@sucofindo.co.id

Mobile                  : +62.81291119163

Informasi ini tersedia di www.sucofindo.co.id

 

Tentang VTP

PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) merupakan gabungan empat perusahaan warisan Belanda yang bergerak di bidang pergudangan pelabuhan (Veem) yaitu N.V.Het Batavia Veem, N.V.Indische Veem, N.V.Java Veem dan Verenigde Prouwenveren, yang selanjutnya diberi nama Fa.Veem Combinatie Tandjoeng Priok. Penggabungan tersebut dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 1947. Pada periode antara 1954-1977, Fa. Veem Combinatie Tandjoeng Priok telah beberapa kali berubah nama dan bentuk badan hukum yang disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah serta Keputusan Presiden, terakhir perusahaan ini bernama P.N. VTP (Varuna Tirta Prakasya).

P.N. VTP dirubah lagi bentuk badan hukumnya menjadi “Persero” yaitu P.T. Varuna Tirta Prakasya (Persero), karena digabungkannya kegiatan sejenis yaitu perusahaan bongkar muat yang berada dibawah perusahaan pelayaran Jakarta Lloyd, Pelni, Tunda Bara dan IPPA perubahan ini dituangkan kedalam  Akte Notaris Imas Fatimah SH No. 6 tanggal 7 Januari 1977. Alasan utama penggabungan adalah untuk efisiensi bagi perusahaan pelayaran di atas karena bukan merupakan bisnis intinya, tetapi adalah bisnis inti P.T. VTP (Persero) yang menangani pergudangan, angkutan darat, pengurusan dokumen, bongkar-muat, dan lain-lain.