Upaya Meningkatkan Daya Saing (Bachder Djohan Buddin dalam buku TOP CEO BUMN)

Kamis, 13 Desember 2018 | 16:03


Dalam era persaingan yang makin ketat, salah satu hal yang penting yang harus dilakukan pelaku usaha adalah meningkatkan daya saing. Dan, Sucofindo berupaya membantu segenap pelaku usaha di negeri ini untuk meningkatkan daya saing.

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Superitending Company of Indonesia (Sucofindo) salain dituntut menghasilkan profit, juga diamanatkan berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia. Sucofindo pun terus berupaya melakukan berbagai pengembangan dan Inovasi terkait dengan bidang usahanya.

Menurut Bachder Djohan Buddin, Direktur Utama Sucofindo, peran perusahaan BUMN ini adalah membantu pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing, membantu pemerintah dalam melaksanakan berbagai kebijakan dan menyediakan informasi untuk pengambilan kebijakan, serta membantu pemastian perlindungan konsumen atau masyarakat. Peran yang diusung Sucofindo diejawantahkan, baik dalam fungsi bisnis maupun dalam program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) sebagai BUMN.

Sesuai dengan bidang bisnisnya, Sucofindo memiliki layanan inspeksi, pengujian, sertifikasi, pelatihan dan konsultansi. Untuk jasa sertifikasi produk, selain melakukan pengujian terkait dengan produk di laboratorium berdasarkan standar tertentu, dalam prosesnya Sucofindo juga melakukan proses audit untuk mengevaluasi proses produksinya sesuai dengan ruang lingkup sertifikasi tersebut. perusahaan BUMN ini juyga menyediakan sarana Lab untuk memfasilitasi layanan jasa pengujian serta mendukung kegiatan inspeksi dan sertifikasi. pemeriksaan yang dilakukan di Lab Sucofindo meliputi pengujian lingkungan, pengujian analisis kimia umum, diantaranya mendukung kegiatan pengujian Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk berbagai produk, pengujian Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya, pengujian halal, pengujian minyak dan gas, serta kalibrasi dan teknik maupun mekanik. 

Hingga saat ini layanan Lab Sucofindo dapat diakses di 46 titik di seluruh Indonesia. Bahkan, Sucofindo telah menyediakan Laboratorium khusus yang berada dilokasi kerja pelanggan, seperti di Sangata dan Timika. Dengan adanya Laboratorium di berbagai pelosok tersebut, segenap pelaku usaha diharapkan bisa terus meningkatkan kualitas maupun kapasitas produknya. 

Bachder Djohan Buddin dipercaya sebagai Direktur Utama Sucofindo sejak Agustus 2014. Sebelumnya, pria kelahiran Makassar, 8 September 1955, ini menahkodai PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) sejak 2007 hingga 2014. Peraih gelar sarjana dari Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Hasanuddin juga aktif berorganisasi. Ia sempat tercatat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) sulawesi Selatan periode 1998 - 2002, Dewan Penasehat Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Selatan untuk periode 2003 - 2007, Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) Jakarta dari 2007 hingga 2011, Wakil Komite Tetap KADIN Indonesia Periode 2009 - 2014

Pria yang berhasil menyelesaikan pendidikan magister manajemen di Universitas Hasanuddin ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Komite Tetap Koordinasi Pengembangan Investasi, SDA, dan UKM Bidang Koordinator Wilayah Tengah di KADIN Pusat Jakarta untuk periode 2015 - 2020.

Sumber : Infobank , Buku Top CEO BUMN