Sosialisasi Pencegahan Penyebaran OPTK

Minggu, 18 September 2016 | 12:38


Kegiatan sosialisasi pencegahan OPTK bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh terkait ketentuan dan praktek yang diterapkan terkait dengan pencegahan penyebaran OPTK kepada kalangan pelaku usaha
Pengendalian Hama Untuk Selamatkan Lingkungan
Sucofindo bekerjasama dengan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya menggelar acara sosialisasi pencegahan penyebaran OPTK (Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina) di hotel JW.Marriot Surabaya, Selasa (23/08).

Kegiatan ini terselenggara atas prakarsa SBU KSP (Komoditi dan Solusi Perdagangan) Sucofindo Cabang Surabaya,dan Divisi PPK (Pemasaran dan Penjualan Korporat) Sucofindo.Kegiatan sosialisasi pencegahan OPTK bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh terkait ketentuan dan praktek yang diterapkan terkait dengan pencegahan penyebaran OPTK kepada kalangan pelaku usaha khususnya importir,eksportir,pabrikan,trader yang berada di wilayah Jawa Timur.Dengan peningkatan pemahaman dari para pengusaha maka akan berdampak peningkatan pertumbuhan jasa Fumigation & Industrial Hygiene khususnya di Cabang Surabaya.

Acara yang dihadiri oleh 65 orang yang mewakili 33 perusahaan ini diawali dengan sambutan selamat datang yang disampaikan Kepala Cabang Sucofindo Surabaya Erwin S.P.Sibuea dan dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan oleh Eliza Suryati  yang merupakan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya.

Erwin menyampaikan akan pentingnya pencegahan OPTK, ”Hama jika tidak mampu dikendalikan akan berdampak buruk bagi lingkungan dan bisnis” jelasnya.Erwin juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bukti kepedulian Sucofindo sebagai BUMN yang berkontribusi kepada masyarakat dan berperan aktif dalam membantu pebisnis eksportir dan importir di Indonesia.Sedangkan Eliza lebih menyoroti tentang regulasi (peraturan ) dan kerugian yang di akibatkan oleh hama.
 
Kepala Bidang Karantina BBKP Surabaya Imam Jayadi memaparkan terkait dengan peranan Karantina Pertanian dalam pencegahan penyebarab OPTK,regulasi yang mendasari tindakan pencegahan penyebaran OPTK,jenis-jenis perlakuan dalam pencegahan penyebaran OPTK,dan pendelegasian salah satu tindakan karantina ke pihak ketiga seperti Sucofindo melalui audit skema fumigasi Barantan.
 
“Tugas pokok Karantina Pertanian adalah melaksanakan kegiatan operasional perkarantinaan hewan dan tumbuhan,serta pengawasan keamanan hayati,hewan dan nabati dalam rangka melindungi kelestarian sumber daya alam hayati Indonesia,” ucap Imam.

Selain itu Ada beberapa jenis hama lingkungan yang dapat mengganggu kinerja organisasi/intuisi baik karena aspek produktifitas terkait dengan kesehatan maupun kerusakan properti.“Kecoa,nyamuk dan lalat akan menimbulkan wabah penyakit sedangkan rayap akan menimbulkan kerusakan terhadap property yang terbuat dari kayu,arsip dan dokumen.” Papar Yusuf Mu’Arif selaku Manager Fumigation & Industrial Hygiene Sucofindo Kantor Pusat .

Pada puncak acara,Aslam Mei Kepala Bagian Solusi Perdangangan menyatakan bahwa sosialisasi tersebut penting, karena terkait dengan kelestarian sumber daya hayati yang berperan dalam ketahanan pangan.“Seyogyanya seluruh masyarakat Indonesia,termasuk pelaku usaha bisa turut berperan.” Himbaunya.

Aslam berharap kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran OPTK dapat berdampak pada pengembangan kegiatan PT.Sucofindo,di satu sisi sebagai agen pembangunan yang dapat turut serta mendukung program pemerintah melalui Kementrian Pertanian,dan di sisi lain dapat mengembangkan jasa terkait. (r)