Pendekatan Resiko Poin Versi ISO 14001:2015

Minggu, 21 Agustus 2016 | 14:11


ISO 14001:2015Pendekatan terhadap resiko menjadi poin penting dalam versi terbaru ISO 14001: 2015 soal standar Sistem Manajemen Lingkungan.” Dengan mengambil pendekatan yang berbasis resiko tersebut, organisasi diharapkan menjadi lebih aktif dalam pencegahan dan mengurangi efek yang tidak dikehendaki,”  kata Dyah Kartika Anggraheni, Auditor SBU Sertifikasi Eco Farmwork (SERCO) Sucofindo yang memberi jasa audit dan pelaksana training di Jakarta (22/8).

Sebelumnya, ISO 14001 telah mengalami tiga kali perubahan, yaitu pada tahun 1996, 2004, dan terakhir pada tahun 2015.
Pada versi ISO 14001:1996 dan ISO 14001:2004 ini menitikberatkan pada implementasi berdasarkan regulasi perundang-undangan untuk mencegah pencemaran lingkungan.

Pada versi tersebut pun identifikasi terhadap aspek lingkungan serta evaluasi dampak lingkungan belum spesifik diatur. Sedangkan versi terbaru, yaitu ISO 14001:2015 diyakini lebih mendalam dan detail dalam menerapkan manajemen resiko.“Perubahan versi terbaru pun lebih aplikatif dan dapat langsung diterapkan di tiap perusahaan,” kata Dyah.

Perubahan ISO 14001:2015 antara lain memperkenalkan dua klausul baru yang berkaitan dengan konteks organisasi, yaitu isu-isu dan persyaratan yang dapat berdampak pada perencanaan kualitas sistem manajemen dan pengembangan sistem manajemen Lingkungan.

Poin penting lainnya yang menjadi pembeda dengan versi sebelumnya adalah Leadership yang mengatur dalam penentuan kebijakan manajemen resiko terhadap lingkungan dan life cycle pengontrolan terhadap dampak lingkungan yang terkait berdasarkan penggunaan produk dan pembuangan produk yang digunakan,pungkas Dyah.