Ini Cara Sucofindo Majukan Bisnis Perhotelan di Sulsel

Rabu, 30 September 2015 | 07:00


Banyaknya kunjungan wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara ke Sulsel tentunya memicu denyut pertumbuhan hotel di kota Makassar Di satu sisi, ketatnya persaingan tersebut dinilai menyehatkan industri perhotelan. Tapi di sisi lain, hal itu juga memunculkan tantangan tersendiri terkait kepuasan konsumen, ketika hotel menawarkan diskon besar.

Direktur Komersial PT Sucofindo (Persero) Sufrin Hannan mengungkapkan, Sucofindo ditunjuk sebagai Lembaga Sertifikasi Usaha (LSU) dengan proses audit dari Komisi Otorisasi di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Penunjukannya sejak tanggal 1 Juli 2014 melalui Keputusan Menteri No. KM-32/HK.501/MPEK/2014 untuk melaksanakan audit dan sertifikasi usaha hotel di seluruh wilayah Indonesia. Dalam menjalankan jasanya, pihaknya tak sekadar menyatakan lulus atau tidak lulus terhadap hotel yang diaudit.

Sucofindo memberikan jasa pemastian usaha perhotelan secara integratif dalam mekanisme One Stop Service. Artinya, selain menguji penerapan standar-standar, Sucofindo juga memberikan saran yang komprehensif bagi pengelola hotel agar lebih berdaya saing.

“Kami memberikan masukan dan rekomendasi tentang perbaikan sistem internal perusahaan maupun perbaikan berkelanjutan (continuous improvement),” kata Sufrin Hannan saat menjadi pembicara dalam seminar pariwisata yang dihadiri sejumlah pelaku usaha perhotelan, di Jasmine Ballroom Grand Clarion Hotel Makassar, Selasa (29/9/2015).

 Menurutnya, dengan cara itu, Sucofindo tak cuma menjalankan pengujian tapi juga melakukan edukasi. Punya reputasi yang baik dalam jasa sertifikasi dan standardisasi selayaknya Sucofindo berbagi pengetahuan dan pengalaman bagi kliennya.

“Selain melakukan pengujian, kami memberikan informasi-informasi terbaru mengenai standar manajemen kualitas maupun standar lain yang relevan dengan proses bisnis organisasi atau perusahaan,” kata Sufrin.

Sementara itu, General Manager Hotel Quality Makassar, Yusuf Sandi mengakui masukan-masukan Sucofindo terasa amat berharga dan hal ini merupakan kelebihan Sucofindo lainnya dibanding LSU lain.

Berbagai masukan yang telah dilakukan memang nyata meningkatkan kualitas produk dan terbukti memuaskan pelanggan. Hotel Quality tetap laris manis kendati tingkat hunian hotel di Makassar secara umum sempat mengalami tren penurunan yang disebabkan berbagai faktor.

 “Masukan-masukan yang diberikan kepada kami beriorientasi kepada kepuasan yang maksimal bagi pelanggan,” kata Yusuf Sandi yang sudah belasan tahun berkecimpung di perhotelan. Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga mengatakan, Sucofindo dikenal amat cermat dalam menguji hotel yang ingin mengantongi sertifikasi. Itu sebabnya, pihaknya pun sempat waswas bakal kesulitan untuk lolos dari pengujian oleh Sucofindo. “Mengingat Sucofindo sangat berpengalaman dan bereputasi baik sebagai lembaga sertifikasi berkelas internasional,” katanya.


Penulis : wiwik amaluddin

Sumber: http://rakyatku.com