Indonesia-Malaysia Sepakat Bangun Industri Turunan CPO

Senin, 31 Agustus 2015 | 08:18


Indonesia dan Malayasia menandatangani kesepakatan kerja sama industri hilir minyak sawit mentah (CPO) guna meningkatkan produk turunan komoditas pangan tersebut.Penandatangan itu dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli setelah melakukan kunjungan kehormatan menemui PM Malaysia Najib Tun Abdul Razak, Kamis (27/8), sebagaimana pernyataan resmi Kedubes Malaysia pagi ini (28/8).

Menurut Rizal, tujuan kerja sama itu adalah untuk meningkatkan produk-produk turunan CPO secara konkret mengingat banyaknya rakyat Indonesia maupun Malaysia yang bekerja di sektor tersebut.

"Apalagi Indonesia-Malaysia merupakan produsen kelapa sawit terbesar yang menguasai 85% total produksi CPO dunia,sehingga akan sangat strategis bagi kedua negara untuk bekerjasama meningkatkan nilai tambah dan produksi CPO yang berkelanjutan," katanya.

Untuk merealisasikan proyek kerja sama tersebut, Indonesia menawarkan kerja sama pembangunan kawasan khusus di bidang industri oleochemical dan produk turunan sawit lainnya.

Sejauh ini lokasi kawasan tersebut belum ditentukan, meskipun telah muncul dua opsi yakni di Kalimantan Barat atau Kalimantan Timur.

"Studi untuk menentukan lokasi kawasan industri dan berbagai persiapan teknis lainnya akan segera dipercepat mengingat kedua negara telah menyepakati peluncuran kerja sama ini pada Januari 2016," katanya.

oleh John Andhi Oktaveri
sumber http://industri.bisnis.com