iCRAFT 2015: Jadi Mitra Binaan, Omset Naik Hingga 100 Juta

Jumat, 12 Juni 2015 | 11:28


“Dulu sebelum jadi mitra binaan omset saya perbulan itu masih 2-5 jutaan. Lalu setelah jadi mitra binaan alhamdulillah bisa mencapai 100 juta.”iCRAFT 2015 yang digelar di Jakarta Convention Center mendapat sambutan positif dari para peserta pameran, khususnya usaha kecil menengah (UKM) yang memang menggeluti industri kreatif.

Dua mitra binaan Sucofindo yang berkesempatan mengikuti acara tersebut mengaku sangat bersemangat dengan hadirnya pagelaran karya produk interior dan industri kreatif Indonesia berbasis kriya ini.

Tidak hanya mempromosikan produk, namun mereka juga turut andil dalam melestarikan produk tradisional Indonesia dan membangun kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri dengan ragam produk berkualitas yang ditawarkan.

Iwan dari Farhan Tapis Lampung mengatakan, “semenjak menjadi mitra binaan Sucofindo, kita terbantu dari segi promosi. Kalau dari Sucofindo ada acara-acara pameran seperti ini, kita diikutsertakan. Jadi kita bisa promosi, sehingga orang-orang dari luar Lampung juga bisa tahu produk tradisional Lampung itu seperti apa, khususnya untuk produk kain tapis Lampung seperti ini.”

Farhan Tapis Lampung telah menjadi salah satu mitra binaan Sucofindo selama kurang lebih satu tahun. Selain mendapatkan bantuan pembiayaan, Iwan mengaku telah mendapatkan binaan berupa pelatihan dan sharing knowledge dari Sucofindo.

Hal yang sama juga dirasakan oleh pemilik UKM Marsalia, Sri Rahayu dari Malang.

Ditemui di pameran iCRAFT 2015, Sri yang telah menjadi mitra binaan Sucofindo sejak tahun 2010 ini mengaku sangat terbantu setelah bergabung. Tidak hanya dari segi pembiayaan dan pelatihan, namun juga promosi.

“Kita sering diajak pelatihan, selain itu ada pinjaman modal bulanan dan pinjaman modal khusus. Kita juga dibantu dari segi pemasaran seperti dibuatkan kartu nama dan brosur,” kata Sri.

Sri juga mengatakan bahwa usahanya berkembang pesat setelah menjadi mitra binaan Sucofindo.

“Dulu sebelum jadi mitra binaan Sucofindo, saya masih usaha dirumah saja, sekarang alhamdulillah sudah buka butik sendiri di Malang,” ungkap Sri.

Sri menambahkan, “dari segi omset juga meningkat. Dulu sebelum jadi mitra binaan omset saya perbulan itu masih 2-5 jutaan. Lalu setelah jadi mitra binaan alhamdulillah bisa mencapai 100 juta.”

Dalam mengembangkan usahanya, Sri berencana untuk memperluas pasar dengan membuka cabang di Jakarta. Ia berharap dapat terus menjadi mitra binaan Sucofindo./Adr