Sebanyak 177 Perusahaan Proses Sertifikasi SVLK

Kamis, 07 Mei 2015 | 07:33


Setidaknya ada 177 industri anggota Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (AMKRI) yang sedang melakukan proses sertifikasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Yakni, dengan fasilitasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).Laporan itu berdasarkan surat permohonan fasilitasi sertifikasi SVLK yang dilayangkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah AMKRI Cirebon Raya Sonny A Tanama kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) pada 26 Maret 2015.

Tercatat 110 anggota AMKRI di Cirebon Raya yang belum memperoleh sertifikat SVLK dan berharap mendapat fasiitasi SVLK dari Kementerian LHK.

Menurut Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian LHK Dwi Sudharto, hal itu menunjukan, kesadaran pelaku industri kecil dan menengah (IKM)mebel dan kerajinan akan pentingnya SVLK, terus meningkat.

"Kami menyambut positif anggota AMKRI yang berbondong-bondong ikut proses sertifikasi SVLK," kata Dwi di Jakarta, Selasa (5/5).

Menurut Dwi, selain di Cirebon Raya, fasilitasi juga di berikan kepada anggota AMKRI di sentra-sentra industri mebel. Seperti Jepara, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.

Sebagian industri tersebut sedang melewati tahap gap asessment dan sebagian lagi internal audit. Selain anggota AMKRI, industri mebel yang tergabung dalam Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) juga mendapat fasilitasi serupa

Seperti diketahui, Kementerian LHK menyediakan dana sebesar Rp 33 miliar untuk memfasilitasi industri mebel dan kerajinan untuk proses sertifikasi SVLK secara gratis.

Dengan fasilitasi tersebut diharapkan industri mebel dan kerajinan siap sepenuhnya saat SVLK diberlakukan 1 Januari 2016.

Dwi mengklaim, antusiasme industri mebel dan kerajinan mengikuti proses sertifikasi SVLK terus meningkat. Terutama, dengan program percepatan SVLK yang dijalankan Kementerian LHK. Kementerian LHK menggandeng pemerintah daerah (pemda) yang memiliki kewenangan untuk menerbitkan legalitas terkait industri mebel dan kerajinan.

http://www.beritasatu.com/ekonomi/271362-sebanyak-177-perusahaan-proses-sertifikasi-svlk.html