Pengusaha Yakin Sucofindo Mampu Bersaing di MEA

Rabu, 22 Oktober 2014 | 08:41


Pengusaha meyakini perusahaan verifikasi Indonesia tidak akan tumbang menghadapi persaingan pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. General Manager PT Kaltim Prima Coal (KPC) Herlan Siagian mengatakan, kurang lebih 23 tahun PT KPC menggunakan jasa surveyor PT Sucofindo. Menurut dia, KPC merasa pelayanan dan kinerja BUMN ini baik dan sangat memuaskan.

“Pembeli batu bara KPC dari berbagai negara seperti Jepang, China, dan Jerman sangat nyaman dengan jasa pelayanan Sucofindo. Semua customer KPC sudah percaya kompetensi dan indenpendensi Sucofindo,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/10/2014).
 
Mengenai kinerja Sucofindo yang sangat baik dan memiliki reputasi yang tidak diragukan itu, menurut Herlan, karena perusahaan ini selalu hadir dengan perubahan yang sangat adaptif, terutama dalam penggunaan tehnologi yang terbaik dalam membantu meningkatkan jasa pelayanan survei.
 
Selain itu, lanjut General Manager PT Kaltim Prima Coal itu, Sucofindo sudah sangat dikenal oleh buyers di luar negeri karena memiliki sumber daya manusia (SDM) yang sangat bagus. Atas dasar itu, Herlan Siagian meyakini PT Sucofindo akan bisa melenggang dengan baik pada saat pemberlakuan MEA 2015.

Bahkan Herlan memperkirakan, jika pasar bebas ASEAN diberlakukan, justru Sucofindo berpeluang merebut pasar ASEAN. "Kapasitas Sucofindo itu sudah setara dengan surveyor kelas dunia. Jadi tidak perlu diragukan lagi untuk kiprahnya di tingkat ASEAN pada pemberlakuan MEA nanti,” papar Herlan.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa verifikasi, PT Sucofindo (Persero) pada 22 Oktober ini akan memperingati Ulang Tahunnya yang ke-58. Di usianya yang semakin dewasa itu, para pengguna jasa berharap PT Sucofindo bisa mempertahankan kinerja dan profesionalitasnya yang selama ini sudah sangat teruji.
 
Meski demikian, pihak Sucofindo sendiri berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menyongsong pemberlakukan MEA 2015 nanti, di antaranya dengan memperluas jaringan dan membuka cabang-cabang baru di luar negeri.

"Saat ini Sucofindo punya cabang sendiri di Singapura, Malaysia, Hong Kong, Thailand, dan Vietnam. Tahun ini juga kita menargetkan membuka jaringan di Taipei (Taiwan) dan Shenzhen (RRT),” kata Kepala Kerja Sama Operasi (KSO) Sucofindo–Surveyor Indonesia Soleh Rusyadi Maryam.

oleh Neneng Zubaidah
sumber http://ekbis.sindonews.com