Masuki Usia Ke-58, Sucofindo Diminta Pertahankan Kinerja

Rabu, 22 Oktober 2014 | 08:39


Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa verifikasi, PT Sucofindo (Persero) pada 22 Oktober ini akan memperingati Ulang Tahunnya yang ke-58. Di usianya yang semakin dewasa itu, para pengguna jasa berharap PT Sucofindo bisa mempertahankan kinerja dan profesionalitasnya yang selama ini sudah sangat teruji"Kami sangat bangga dengan Sucofindo, sekalipun perusahaan ini independen dalam kegiatan survei dan verifikasi, tapi hubungan baik terus terpelihara. Sucofindo harus terus maju dan menjadi perusahaan surveyor dan verifikasi yang berkelas dunia," kata Herlan Siagian, General Manager PT Kaltim Prima Coal (KPC), di Jakarta, Selasa (21/10).

Herlan menjelaskan, PT Kaltim Prima Coal yang merupakan perusahaan batubara dan mengekspor produknya ke beberapa negara tujuan, sejak awal beridirnya tahun 1990 lalu, sudah menggunakan jasa survei PT Sucofindo.

Kurang lebih 23 tahun menggunakan jasa surveyor PT Sucofindo, menurut Herlan, Kaltim Prima Toal merasa pelayanan dan kinerja BUMN ini baik dan sangat memuaskan.

"Pembeli batubara KPC dari berbagai negara seperti Jepang, Tiongkok, dan Jerman sangat nyaman dengan jasa pelayanan Sucofindo. Semua customer KPC sudah percaya kompetensi dan indenpendensi Sucofindo," ujarnya.

Mengenai kinerja Sucofindo yang sangat baik dan memiliki reputasi yang tidak diragukan itu, menurut Herlan, karena perusahaan ini selalu hadir dengan perubahan yang sangat adaptif, terutama dalam penggunaan tehnologi yang terbaik dalam membantu meningkatkan jasa pelayanan survei .

Selain itu, lanjut General Manager PT Kaltim Prima Coal itu, Sucofindo sudah sangat dikenal oleh buyers di luar negeri karena memiliki sumber dayamanusia (SDM) yang sangat bagus.

Atas dasar itu, Herlan Siagian meyakini PT. Sucofindo akan bisa melenggang dengan baik pada saat pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. Bahkan Herlan memperkirakan, jika Pasar Bebas ASEAN diberlakukan, justru Sucofindo berpeluang merebut pasar ASEAN.

"Kapasitas Sucofindo itu sudah setara dengan surveyor kelas dunia. Jadi tidak perlu diragukan lagi untuk kiprahnya di tingkat ASEAN pada pemberlakuan MEA nanti," papar Herlan.

Meski demikian, pihak PT Sucofindo (Persero) sendiri berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin dalam menyongsong pemberlakukan MEA 2015 nanti, diantaranya dengan memperluas jaringan dan membuka cabang-cabang baru di luar negeri.

"Saat ini Sucofindo punya cabang sendiri di Singapura, Malaysia, Hongkong, Thailand, dan Vietnam. Tahun ini juga kita menargetkan membuka jaringan di Taipei (Taiwan) dan Shenzhen (RRT),” kata Kepala Kerja Sama Operasi (KSO) Sucofindo-Surveyor Indonesia, Soleh Rusyadi Maryam di Jakarta, beberapa waktu lalu.


sumber http://www.beritasatu.com/