Mulai November 2014, Produk Mainan Anak Tanpa SNI Dicabut

Selasa, 14 Oktober 2014 | 09:00


Mulai November 2014, Disperindag berencana akan menarik mainan anak tidak ber-SNI. Padahal masih ada sebanyak 10 persen pengusaha kecil dan menengah yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Mainan Anak Indonesia (APMI) yang belum kantongi izin SNIHal tersebut disebabkan mahalnya biaya pengurusan SNI serta syarat penerapan SNI yang harus memiliki TDI yang terganjal sulitnya akses bagi pengusaha kecil.

Menjelang akan ditariknya peredaran mainan anak yang tidak ber-Standar Nasional Indonesia atau SNI per November 2014 mendatang, APMI mengaku sebanyak 90 persen anggotanya sudah mengantongi izin SNI. Namun sebesar 10 persen anggotanya yang belum mengantongi izin, rata-rata pengusaha kecil menengah yang kesulitan dalam pembiayaan.

Selain kesulitan dalam pembiayaan, pelaku usaha juga kesulitan dalam pengurusan legalitas hukum IKM yang didalamnya terdapat, tanda daftar industri dan izin usaha industry. Sebab dalam pengurusan SNI mainan anak tersebut juga harus memiliki Izin Mendirikan Banguan (IMB) dan HO atau surat izin gangguan.

“Lab uji yang di daerah-daerah harus diperbanyak supaya pengusaha mainan tidak memerlukan ongkos lebih besar,” kata Winata Riangsaputra, ketua Asosiasi Pengusaha Mainan Anak.

Meskipun sebagian anggota APMI juga mendapatkan bantuan dalam pengurusan SNI mainan anak dari kementrian perdagangan dan perindustrian serta lembaga uji laborat. APMI meminta kepada pemerintah untuk mengatur pemberlakuan SNI mainan anak agar tidak berdasarkan jangka waktu, namun dihitung berdasarkan banyaknya unit dalam setiap kali proses SNI. Sebab jika dihitung berdasarkan jangka waktu akan banyak pengusaha mainan anak yang merugi selain untuk jenis mainan anak fast moving.

Pengurusan SNI mainan anak untuk setiap jenis mainan membutuhkan biaya sebesar Rp 24 juta hingga Rp 30 juta. SNI mainan anak yang berlaku dalam jangka waktu selama 6 bulan tidak diperbolehkan lebih dari 50 ribu pieces. (dewi/rid)

sumber http://surabayanews.co.id