SUCOFINDO BANTU TINGKATKAN DAYA SAING PETERNAKAN SAPI BOYOLALI

Kamis, 19 Juni 2014 | 14:42


Hari ini 19/6, di Boyolali, Jawa Tengah, peternak sapi perah di empat kecamatan (Selo, Musuk, Simo, Boyolali) menerima bantuan dana modal usaha dari PT Sucofindo (Persero). Bantuan sebesar Rp 2,1 milyar tersebut diserahkan Kepala PKBL PT Sucofindo, Rieslucky kepada 74 mitra peternak. BUMN bidang pemastian dan sertifikasi ini menjadikan salah satu desa di kecamatan Selo, yaitu Desa Renco, sebagai desa binaannya. Tidak hanya permodalan usaha, desa tersebut juga akan dibantu membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat seperti sarana ibadah dan pendidikan. “Selain permodalan usaha, kami juga menyalurkan Rp 250 juta untuk pembuatan mesin rajang rumput dan pengolahan kotoran sapi menjadi biogas,” ujar Rieslucky.

Sucofindo juga bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga membina peternak sapi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mahasiswa dan dokter hewan akan difaslitasi membina keterampilan para peternak sapi agar mampu meningkatkan mutu sapi perah. “Tidak tertutup kemungkinan kami bekerjasama juga dengan universitas lain untuk mempercepat dan memperluas kegiatan berbagi pengetahuan dan keterampilan bagi peternak,” kata Rieslucky.

Selain di Boyolali, Sucofindo juga membantu peternak sapi di Pasuruan Jawa Timur. Jumat, 20/6, Sucofindo akan menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,3 milyar bagi para peternak sapi di Desa Ngembal, Nongkojajar, Pasuruan untuk modal usaha dan pembangunan sarana desa. Pada kesempatan di Pasuruan itu, Sucofindo dan Universitas Airlangga akan menandatangani nota kesepahaman pembinaan peternak sapi di desa-desa binaan Sucofindo.

Bantuan dana dan pembinaan tersebut merupakan bentuk tanggungjawab Perusahaan meningkatkan mutu dan daya saing produk usaha kecil dan menengah nasional menjelang implementasi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Kontak:

Hotma M. Sibuea,  Kepala Komunikasi Korporat (hotma@sucofindo.co.id , 0811- 807-5002)
Rieslucky, Kepala PKBL (0815-902-5174)