Industri Kecil Menengah Mainan Wajib Perhatikan Tanggal Ini

Selasa, 20 Mei 2014 | 08:52


Ada tanggal-tanggal penting yang perlu diingat oleh industri kecil menengah (IKM) mainan terkait pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) mainan.Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian, Euis Saedah, menegaskan hal itu, Senin 19 Mei 2014.

"Ada beberapa hal yang penting diketahui terkait dengan pemberlakuan SNI wajib mainan yang dimulai pada 30 April 2014," kata Euis di Graha Sucofindo, Jakarta.

Dia mengatakan, pemberlakuan standar itu memang berlaku pada akhir April 2014. Lalu, pemerintah membuat pelaksanaan pengawasan penerapan pemberlakuan SNI mainan dari 30 April-30 Oktober 2014.

Menurut Euis, kalau ada mainan yang tidak memenuhi SNI ditemukan di pasar, mainan tersebut akan ditarik dari peredaran. Tak hanya itu, pelanggar SNI mainan pun akan dijerat oleh hukum.

"Penindakan secara hukum terhadap pelanggaran SNI mainan wajib anak secara wajib dimulai 31 Oktober 2014," kata dia.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perindustrian No. 55/M-IND/PER/11/2013 tentang Perubahan Peraturan Menteri Perindustrian No.24/M-IND/PER/4/2013 tentang SNI Mainan Secara Wajib. Dalam regulasi ini, ada 12 jenis mainan yang akan dikenakan standar nasional seperti baby walker dan puzzle.

Tujuan pemerintah mengeluarkan aturan SNI itu untuk melindungi kesehatan dan keselamatan konsumen, terutama anak-anak. Pemerintah pun memprioritaskan penerapan SNI pada produk IKM untuk menghadapi pasar bebas ASEAN (Masyarakat Ekonomi ASEAN/MEA) 2015.

"SNI wajib untuk IKM harus jadi prioritas walau memang sebagian pelaku IKM belum siap. Saat ini, beberapa produk IKM yang menjadi SNI wajib adalah mainan anak, helm, dan pakaian bayi," ujar Euis. (umi)



sumber http://bisnis.news.viva.co.id