Pertanian Keluarga Kunci Ketahanan Pangan Global

Jumat, 21 Februari 2014 | 10:21


Pertanian berbasis keluarga dinilai dapat menjamin kedaulatan pangan global sekaligus kunci pemberantasan kemiskinan di pedesaaan. Masalahnya, sumber daya besar tersebut tidak dimanfaatkan secara proporsional.


Hal itu disampaikan oleh Alessandra Da Costa Lunas dari the Confederación de Organizaciones de Productores Familiares del MERCOSUR dalam Pertemuan Global V Forum Petani di Roma, Italia yang berlangsung pada 17-20 Februari. Lunas mengatakan usaha pertanian berbasis keluarga merupakan sektor mendasar untuk menjamin kedaulatan pangan global.

"Oleh karena itu, dukungan diperlukan untuk memperkuat pasar-pasar lokal, pengelolaan risiko, akses terhadap kredit, dana jaminan dan menyokong produksi agro ekologis," katanya dalam keterangan pers  the International Fund for Agricultural Development (IFAD), Kamis (20/2/2013).

Lunas mengungkapkan petani kecil dan usaha pertanian berbasis keluarga menghasilkan empat perlima dari makanan global. Selain itu, juga  menjadi kontributor penting untuk ketahanan pangan sekaligus untuk memberantas kemiskinan.  Walaupun demikian, katanya, sektor tersebut masih menjadi sumber daya yang sebagian besar belum dimanfaatkan secara baik.

Terkait dengan hal tersebut, para peserta dalam Forum Petani itu mendesak agar petani kecil dan pertanian berbasis keluarga ditempatkan dalam kebijakan di level nasional, regional, global dan terkait dengan lingkungan. Dalam acara kali ini, para perwakilan organisasi petani berbagi pengalamannya dengan sejumlah mitra di antaranya adalah Organisasi Pangan Dunia (FAO), the World Food Programme dan Komisi Eropa.

Di sisi lain, Presiden IFAD Kanayo F. Nwanze mengatakan pihaknya berkomitmen untuk membuat upaya khusus untuk perubahan kebijakan dalam rangka perbaikan di wilayah pedesaan. Menurutnya, komitmen dan usaha tersebut merupakan upaya untuk menciptakan agar perempuan dan pria dapat memilih pedesaan sebagai masa depan mereka.  "Dengan kebijakan dan investasi yang benar, area-area tersebut dapat berkembang dan tumbuh," kata Nwanze. 

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, anggota forum tersebut juga menyerukan suara yang lebih besar dalam pengembangan kebijakan tentang pedesaan. Mereka juga menekannkan adanya kemitraan, terutama untuk memfasilitasi dialog dan pembangunan kapasitas bagi organisasi petani.

oleh Anugerah Perkasa  

sumber http://industri.bisnis.com