KSO Sucofindo-SI Klaim Pemeriksaan Beras sesuai Prosedur

Rabu, 12 Februari 2014 | 15:09


Kerja sama operasi (KSO) Sucofindo dan Surveyor Indonesia (SI) mengklaim sudah melakukan prosedur importasi beras sesuai ketentuan yang berlaku. Klaim ini menanggapi temuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terkait fragrance rice (beras wangi) Vietnam tapi dalam dokumennya tertulis Thai Hom Mali/beras wangi."Semua sudah sesuai," ujar anggota Komite Pengawas dan Pengarah KSO Sucofindo-SI Mukhtar saat ditemui Media Indonesia di gedung Bidakara, Jakarta, Selasa (11/2). Pihaknya telah membuat laporan sesuai prosedur dan fakta di lapangan serta dilakukan per pengapalan (shipment).

Pernyataan itu sekaligus membantah temuan Media Indonesia bahwa verifikasi teknis secara sampling dilakukan untuk seluruh shipment.
"Pemeriksaan kami per shipment. Basis shipment setiap ada pengapalan kami periksa dan harus cepat. Sampling-nya juga kami lakukan sesuai ketentuan. Kan enggak bisa semuanya kami coblos," tuturnya.

Beras yang sampai di pelabuhan diperiksa dengan melihat karakteristik fisik. Tidak sampai pada penelusuran varietas untuk mendapatkan informasi genetis mengenai keaslian beras. Catatannya, beras wangi merupakan pengelompokan. Di dalamnya terdapat jenis beras Thai Hom Mali, Japonica, atau Basmati. Nah, importir bisa mengimpor beras serupa dengan karakteristik Thai Hom Mali.

"Saya kira begini, durian montong memang varietas Thailand tapi ada yang similar dengan karakter-karakternya dan itu tidak hanya ditanam di Thailand. Kami hanya bisa melihat dari ciri fisik, tidak sampai meneliti keaslian montong," katanya.

Selain itu, ia mengungkapkan importasi bisa dilakukan tidak hanya dari Thailand. "Di dalam persetujuan impor tidak dibatasi bahwa impor hanya boleh datang dari Thailand. Ini kan dibuka dari Kamboja, Singapura, atau Vietnam karena di SPI (surat persetujuan impor) itu ketentuannya negara muat. Jadi, kami tidak meneliti pedagangnya beli di Thailand lalu dijual di Vietnam, itu tidak," katanya. (Anshar Dwi Wibowo)



sumber http://www.metrotvnews.com