Komoditas Sawit, 2 Kebun Cargill Diproyeksikan Produksi 300.000 Ton

Rabu, 21 Agustus 2013 | 11:08


Produksi minyak kelapa sawit dari dua perkebunan Cargill Asia Pasific Holding di Indonesia diproyeksi mencapai 300.000 ton sepanjang 2013.John Hartmann, Chief Operating Officer Cargill Asia Pasific Holdings, mengatakan kapasitas produksi CPO relatif stabil dari tahun sebelumnya. Pasalnya, meski mengincar sejumlah areal, perusahaan belum merealisasikan ekspansi lahan dalam waktu dekat.

"Kami mencari areal untuk ekspansi perkebunan sawit, tapi sampai saat ini belum ada ekspansi. Total areal perkebunan kami di Indonesia 41.000 hektare," ujarnya, Selasa (20/8).

Total area tersebut mencakup konsesi milik dua anak perusahaan Cargill, yakni PT Hindoli di Sumatra Selatan dan PT Harapan Sawit Lestari di Kalimantan.

Adapun kapasitas produksi CPO di PT Hindoli, lanjutnya, mencapai 170 ton/jam, sedangkan kapasitas PT Harapan Sawit Lestari 60 ton/jam.

Hartmann menuturkan produksi tandan buah segar (TBS) akan meningkat seiring penambahan areal perkebunan yang siap panen seluas 4.000 ha. Namun, dampaknya diproyeksi belum signifikan pada tahun ini sehingga produksi CPO bertahan sekitar 300.000 ton.

"Akan ada tambahan tanaman yang siap panen seluas 4.000 ha. Kebun yang belum matang tersisa 5.000 ha," paparnya.

Peningkatan produksi, lanjut Hartmann, diupayakan melalui intensifikasi. Yield CPO produksi Cargill mencapai 5,8 ton/ha, adapun yield TBS mencapai 26-27 ton/ha.

"Yield CPO kami yieldnya sudah 5,8 ton/ha, lebih tinggi dari rata-rata nasional sekitar 4 ton/ha," kata Hartmann.

Sementara itu, rencana replanting baru akan direalisasikan Cargill pada 6-7 tahun mendatang mengingat usia tanaman yang saat ini berproduksi.

oleh Ana Noviani
sumber http://www.bisnis.com