Kier-Sucofindo Terapkan Teknologi Peningkat Kualitas Batubara

Rabu, 26 Juni 2013 | 09:36


Pemerintah Korea Selatan melalui Korea Institutte of Energy Research (KIER) akan bermitra dengan PT Sucofindo (persero) untuk menerapkan teknologi peningkat kualitas batubara.Direktur Komersial 3 Sucofindo, Sufrin Hannan menjelaskan teknologi tersebut memberi nilai tambah brown coal atau batu bara rendah kalori (low rank coal) yang tersedia banyak di Indonesia. Sedangkan dari Presiden Kier, Jooho Whang menjelaskan dengan kerja sama ini korea membutuhkan medium rank coal untuk pembangkit listrik.

"Dengan teknologi yang akan diterapkan, low rank coal dapat ditingkatkan menjadi medium rank coal," ujar Jooho Whang, di kantor Sucofindo, Selasa (25/6/2013).

Teknologi yang dikembangkan lembaga penelitian energi Korea itu, mampu mencampur dengan baik residu minyak sawit ke dalam batubara. Kandungan air dalam batu bara berkurang secara maksimal dan residu minyak sawit yang tertinggal di dalamnya akan meningkatkan nilai kalori batubara.

"Batubara yang diproses dengan teknologi yang dikembangkan itu sebagai coal upgraded by palm oil (CUPO)," jelas Jooho Whang.

Untuk mampu memasok CUPO bagi pembangkit listrik Korea, industri tambang batubara harus menerapkan teknologi dimaksud. Kier bekerjasama dengan Sucofindo untuk mengimplementasikannya di Indonesia.

Kier menilai Indonesia sangat potensial memasok CUPO karena selain memiliki cadangan batubara yang tinggi, juga produsen minyak swait terbesar dunia.

"Sucofindo memiliki reputasi untuk menyokong industri energi negara kami," ungkap Jooho Whang.

sumber http://www.tribunnews.com