52 Ribu Rumah Bersubsidi Sudah Terbangun

Jumat, 14 Juni 2013 | 09:20


Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) melaporkan realisasi pembangunan rumah swadaya untuk Masyarakat Berpendapatan Rendah (MBR) sampai pertengahan Juni telah mencapai 52 ribu unit. Tahun ini pemerintah menargetkan membangun rumah swadaya sebanyak 200 ribu unit dengan anggaran Rp 2 triliun. "Realisasi dari dana Rp 2 triliun kita sudah menyalurkan sampai pertengahan Juni ini 52 ribu unit. Kami optimis akhir Juni 72 ribu," kata Deputi Perumahan Swadaya Kementerian Perumahan Rakyat Jamil Anshari di Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Jamil mengakui, upaya merealisasikan pembangunan rumah swadaya selama ini menghadapi berbagai kendala bnaik yang bersifat internal maupun eksternal. Dari sisi internal, Kemenpera saat ini harus membiasakan diri dengan perubahan pola survei yang menggunakan jasa perusahaan konsultan.

"Sucofindo, Surveyor Indonesia, dan Surveyor Putra Utama, dia melakukan sekarang, kendala internal," ungkapnya.

Kendala lainnya adalah lambannya proses penyaluran dana yang dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Data Kemenpera menunjukan, total anggaran yang sudah disalurkan mencapai Rp 380 miliar. Namun jumlah yang diterima masyarakat baru mencapai setengahnya.

Ditambahkan Jamil, Kemenpera juga senantiasai menghadapi kendala dari ketersedian bahan bangunan khususnya di wilayah-wilayah pelosok. Pasalnya tidak semua daerah memiliki toko bahan bangunan (matrial) dan persedian bahan bangunan yang memadai.

"Ketika uang itu sampai ke desa, bahan bangunan sulit, sehingga perlu order, permasalahan bata, permasalahan kayu," pungkasnya.(Pew/Shd)


oleh Pebrianto Eko Wicaksono
sumber http://bisnis.liputan6.com/