Awasi kualitas produk listrik dan kabel, Dirjen SPK Kemendag kunjungi Laboratorium Sucofindo

Senin, 20 Mei 2013 | 11:35


Dalam rangka pengawasan terhadap kualitas dan keamanan produk listrik dan elektronika, khususnya kabel yang beredar di pasaran, Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) kementerian perdagangan, Nus Nuzulia Ishak lakukan kunjungan kerja ke Laboratorium Sucofindo di Cibitung, Bekasi (14/05).

Dirjen SPK Kemendag menyaksikan pengujian kabel di laboratorium kelistrikan, elektronika dan teknik PT Sucofindo di Cibitung, Bekasi (14/05)



Kunjungan rombongan kemendag tersebut disambut oleh Direktur Komersial III PT Sucofindo, Rudiyanto didampingi kepala laboratorium Sucofindo Cibitung, Muhaimin Widodo. Dalam kata sambutannya, Rudiyanto menyambut baik kunjungan Dirjen SPK dan menjelaskan fasilitas pengujian yang dimiliki laboratorium Sucofindo.


 “Laboratorium Sucofindo sudah mendapatkan akreditasi di tingkat nasional dan internasional,” ujar Direktur Komersial II PT Sucofindo, Rudiyanto. Khusus untuk produk listrik dan elektronika, kami melakukan pengujian terhadap kualitas dan keamanan produk sesuai Standar Nasional Indonesia atau SNI. “Produk yang telah diuji akan diberi label SNI oleh PT Sucofindo. Label inilah yang menjamin pemastian telah dilakukan di laboratorium kami,” katanya menambahkan.

 

Laboratorium sentral PT Sucofindo mempunyai beberapa laboratorium. Salah satunya adalah Laboratorium Kelistrikan, Elektronika dan Teknik (KET). Laboratorium ini dapat melakukan berbagai pengujian atas produk-produk listrik dan elektronik, antara lain penerapan SNI, uji EMC (Electromagnetic Compatibility Test), uji efisiensi energi, dan pengujian berdasarkan standar IEC (International Electrotechnical Commission).

Kapasitas dan kapabilitas sebuah laboratorium menjadi faktor penting dalam kegiatan analisa dan pengujian. Sebagai laboratorium yang telah mendapatkan akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), laboratorium Sucofindo kini dapat melayani sertifikasi berdasarkan SNI untuk lebih dari 140 jenis produk industri.
   
“Laboratorium kelistrikan, elektronika dan teknik ini merupakan satu-satunya Certification Body Testing Laboratory (CBTL) di Indonesia yang telah mendapat pengakuan dari lembaga internasional, yaitu IEC CB Scheme pada tahun 2009,” kata Rudiyanto. Pengakuan ini menjadikan Laboratorium Sucofindo sejajar dengan laboratorium lain di dunia, seperti PSB Singapura dan SIRIM Malaysia.

PT Sucofindo akan terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitas pengujian laboratoriumnya. Dukungan dan kerjasama dengan pemerintah dapat membantu pelaku industri dalam memperkuat perdagangan nasional serta melindungi masyarakat dalam memberi pemastian kualitas dan keamanan produk listrik dan elektronik.