Indonesia Berusaha Yakinkan Eropa Soal Kelestarian Minyak Sawit

Rabu, 27 Maret 2013 | 09:33


Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bekerjasama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Belanda dan Margarine, Fats and Oils (MVO) Association menyelenggarakan Forum Bisnis dengan tema Indonesian Palm Oil Industries’ Toward Sustainability pada tanggal 22 Maret 2013.Forum Bisnis ini merupakan side event dari kegiatan Pasar Malam Indonesia di Den Haag Belanda pada 20-24 Maret 2013. Forum itu dihadiri oleh semua stakeholder industri kelapa sawit yang terdiri dari retailers, buyers, NGO, Akademisi dan Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Ekonomi Belanda di samping para mahasiswa Indonesia di Belanda.

Dalam Forum Bisnis tersebut terdapat presentasi yang disampaikan oleh Darwin Indigo, GAPKI dengan judul Indonesian Palm Oil Industry Toward Sustainability, Daud Dharsono dari PT SMART dan Simon Siburat dari PT WILMAR yang memaparkan pengalaman PT SMART dan PT WILMAR dalam menerapkan sustainabilitas dalam pengelolaan perkebunan sawitnya.

Sementara Jan Kees Vis, President RSPO dan Director Sustainability Unilever dan Frans Claassen, MVO yang menyampaikan presentasi tentang Unilever Sustainable Living Plan dan The Dutch Approach: Working Together. Forum Bisnis dibuka oleh Duta Besar Indonesia di Belanda Ibu Retno Marsudi dan diisi oleh keynote speech oleh Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krishnamurti.

Eropa merupakan pasar utama ekspor minyak sawit Indonesia, namun dalam beberapa tahun terakhir pertumbuhannya agak melambat akibat gencarnya kampanye negatif oleh NGO dan terdapatnya mispersepsi dari sebagian masyarakat terhadap minyak sawit serta banyaknya hambatan non tarif yang dikeluarkan oleh beberapa pemerintah di Eropa.

Padahal minyak sawit merupakan minyak sawit yang paling efisien dan produktif dibandingkan dengan minyak nabati lainnya dan berbagai indsutri di Eropa sangat memerlukan minyak sawit disukai atau tidak.

Dalam rangka menunjukkan dan menjelaskan perkembangan terakhir dari industri minyak sawit Indonesia terutama dalam aspek sustainability dan kebijakan pemerintah terhadap industri minyak sawit Indonesia serta meningkatkan kerjasama dengan stakeholder industri minyak sawit di Belanda Forum Bisnis ini dilaksanakan.

Berbeda dengan forum-forum sebelumnya, Forum Bisnis yang dilaksanakan berdasarkan kerjasama produser (GAPKI) dan pengguna/konsumer (MVO) dengan difasilitasi oleh Kedutaan Besar Indonesia di Belanda.

Duta Besar Indonesia untuk Belanda dan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurti menyatakan, kepentingan Indonesia dan Belanda dalam hal ini sama yaitu bagaimana meningkatkan perdagangan minyak sawit secara sehat dan berkesinambungan, sehingga seharusnya kedua belah pihak memiliki platform yang sama untuk bisa meningkatkan kerjasama yang lebih komprehensif dan saling menguntungkan.

Semua pihak menyambut baik acara Forum Bisnis ini dan mengharapkan acara seperti ini dapat dilakukan secara berkala dan teratur serta berkesinambungan sehingga hambatan terhadap perdagangan dan persepsi yang salah tentang industri minyak sawit dapat dikurangi, kalau tidak bisa dihilangkan.

Salah satu bentuk kongkrit dari Forum Bisnis tersebut adalah kesepakatan untuk melakukan forum serupa di negara-negara lain dengan topik bahasan menyangkut aspek kesehatan dan hambatan perdagangan.

sumber http://www.beritasatu.com