Produsen minyak sawit terus berekspansi

Senin, 25 Februari 2013 | 08:54


Bisnis minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) diyakini terus bertumbuh. Hal inilah yang mendorong sejumlah perusahaan melakukan ekspansi, termasuk membangun pabrik kelapa sawit.Salah satu produsen minyak sawit yang berniat membangun pabrik kelapa sawit adalah PT Sampoerna Agro Tbk. Emiten berkode saham SGRO ini bakal membangun pabrik kelapa sawit berkapasitas 45 ton tandan buah segar (TBS) per jam.

Direktur Corporate Affairs Sampoerna Agro, Hadi Fauzan, mengatakan pabrik kelapa sawit mulai dibangun pada tahun ini. "Kami ingin ekspansi karena optimistis harga CPO membaik," kata Hadi.

Untuk membangun pabrik kelapa sawit itu, Sampoerna Agri menyiapkan dana investasi Rp 90 miliar. Targetnya, pabrik mulai beroperasi pada awal atau pertengahan tahun depan. Saat ini, Sampoerna Agro memiliki kapasitas pabrik kelapa sawit seberat 455  ton TBS per jam. Dengan kehadiran pabrik yang baru, total kapasitas pabrik milik Sampoerna Agro akan mencapai 500 ton TBS per jam.

Manajemen Sampoerna Agro memproyeksikan produksi CPO pada tahun ini mencapai 28 juta ton, atau meningkat 7,5% dibandingkan produksi tahun lalu yang mencapai 26,5 juta ton.

Produsen lain yang berencana membangun pabrik kelapa sawit adalah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII.

Sonny Soediastanto, Sekretaris Perusahaan PTPN VII mengatakan, perusahaan perkebunan pelat merah itu akan membangun pabrik kelapa sawit pada tahun ini. Kapasitas pabrik kelapa sawit ini dirancang mencapai 80 ton TBS per jam.

Dus, setelah proyek pabrik baru rampung, total kapasitas pabrik kelapa sawit PTPN VII mencapai hampir 300 ton TBS per jam. Saat ini, PTPN VII memiliki empat pabrik kelapa sawit dengan total kapasitas lebih dari 200 ton TBS per jam. Pabrik kelapa sawit yang kelima akan dibangun di wilayah Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Selain mengolah kelapa sawit hasil panen kebun sendiri, PTPN VII juga mengelola kelapa sawit dari perkebunan rakyat.

Produsen CPO yang juga melakukan ekspansi pabrik adalah PT Dharma Satya Nusantara (DSN). Perusahaan ini mulai mengoperasikan pabrik kelapa sawit teranyar di bulan ini.

Pabrik yang berlokasi di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah itu adalah pabrik kelima DSN. Pabrik baru tersebut berkapasitas 60 ton TBS per jam. Sebelumnya, empat pabrik milik DSN yang berlokasi di Kalimantan Timur berkapasitas 270 ton per jam.

Dengan tambahan pabrik baru, total kapasitas pabrik DSN bertambah menjadi 300.000 ton pada tahun ini.

Oleh Fitri Nur Arifenie -
sumber http://industri.kontan.co.id