Petani meraup berkah dari kenaikan harga CPO

Senin, 25 Februari 2013 | 08:52


Tren kenaikan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional mengerek pendapatan petani rakyat. Saat ini, harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani berkisar Rp 850 hingga Rp 900 per kilogram (kg).Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Asmar Arsyad mengatakan, harga pembelian TBS di tingkat petani saat ini naik 12,5% dibandingkan akhir tahun lalu. "Harga sudah agak membaik saat ini, dibandingkan Desember 2012-Januari 2013," kata Asmar, Jumat (22/2).

Selain di level petani, harga TBS naik di tingkat pabrik. Saat ini harga TBS di pabrik senilai Rp 1.427 per kg, naik 11,4% daripada akhir 2012 di Rp 1.280 per kg.

Sekadar informasi, harga pokok produksi (HPP) untuk TBS berkisar Rp 700 per kg hingga Rp 800 per kg. Meski petani sudah mendapat untung dari
harga pembelian saat ini, harga ideal yang diinginkan petani adalah Rp 1.500 per kg.

Fluktuasi harga TBS di tingkat petani sangat ditentukan tren harga CPO di pasar dunia. Mengutip data Bloomberg, harga CPO untuk pengiriman
Maret 2013 senilai US$ 797,24 per ton. Harga ini meningkat 3,5% dibandingkan posisi akhir Desember 2012 di kisaran US$ 770 per ton.

Membaiknya pendapatan petani sawit juga disampaikan Derom Bangun, Ketua Umum Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI). "Harga TBS ini utamanya dipengaruhi jalur transportasi," kata dia. Semakin jauh dan sulit akses untuk megirim TBS ke pabrik pengolahan menyebabkan harga tertekan. Jika hal itu terjadi, harga TBS di pabrik bisa jatuh hingga di bawah Rp 1.000 per kg.

Dari beberapa sentra perkebunan sawit di dalam negeri, fasilitas pendukung seperti infrastruktur yang cukup bagus berada di wilayah Sumatera, yakni Riau dan Lampung. Semakin lama TBS tidak diproses, maka kualitasnya semakin menurun. "TBS tak bisa tunggu lebih dari tiga hari," ungkap Derom.

Tahun ini, produksi CPO dalam negeri diproyeksikan mencapai 30 juta ton, naik 7%-9% dibandingkan produksi tahun lalu seberat 27,5 juta ton hingga
28 juta ton.

Oleh Handoyo
sumber http://industri.kontan.co.id