Mutu Pelayanan Bea dan Cukai Tanjung Priok Diakui Sesuai Standar Mutu ISO 9001

Jumat, 15 Februari 2013 | 10:49


Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea & Cukai Tipe A Tanjung Priok terus berupaya meningkatkan mutu layanannya pada publik. Peningkatan mutu secara berkesinambungan itu, kini telah dibuktikan dengan diakuinya sistem manajemen mutu KPU Bea & Cukai Tanjung Priok sesuai dengan standar mutu ISO 9001:2008.
Jakarta (14/02) - Dirjen Bea & Cukai, Agung Kuswandono di KPU Bea & Cukai Tanjung Priok menerima sertifikat ISO 9001:2008 dari Sucofindo International Certification Services (SICS). Sertifikat diserahkan oleh Direktur Utama PT Sucofindo, Arief Safari.

     









Dirut Sucofindo, Arief Safari menyerahkan Sertifikat ISO 9001:2008 kepada Dirjen Bea dan Cukai, Agung Kuswandono di KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Jakarta (14/02)


Agung Kuswandono mengatakan KPU Bea & Cukai Tanjung Priok adalah KPU pertama yang mendapat ISO 9001. Implementasi sistem manajemen mutu ini diharapkan dapat diikuti oleh kantor-kantor pelayanan Bea dan Cukai lainnya di Jakarta maupun di daerah. Agung pun menambahkan, kedepannya Bea dan Cukai akan mengembangkan kerjasama dengan Sucofindo di bidang lain, yang terkait pelayanan publik.

Arief menjelaskan bahwa sertifikasi yang dilakukan adalah mencakup proses penerimaan dokumen PIB untuk dipakai Jalur Hijau, permohonan izin impor sementara, impor menggunakan dokumen PIBK, pembebasan bea masuk dan cukai dan pajak dalam rangka impor atas impor barang untuk keperluan badan internasional beserta pejabatnya, pembebasan bea masuk dan cukai dan pajak dalam rangka impor atas impor barang perwakilan negara asing dan pejabatnya, pemberian persetujuan pengiriman pekerja subkontrak, pengembalian bea masuk berdasarkan putusan pengadilan pajak, keberatan di bidang kepabeanan dengan bukti penerimaan jaminan, informasi klien MITA (Mitra Utama), hingga informasi Klien non MITA (Mitra Utama) di lingkungan KPU Tanjung Priok.

Peningkatan mutu layanan di lingkungan Bea & Cukai sangat penting untuk meningkatkan volumen transaksi perdagangan dan pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan perekonomian negara.

Sertifikasi mutu di lingkungan instansi pemerintah merupakan suatu upaya untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat. Tingkat kepuasan terhadap layanan tersebut akan diukur dan dievaluasi secara terus menerus untuk memastikan peningkatan sistem mutu yang berkesinambungan.

 
Beberapa instansi pemerintah dan negara yang telah mencapai kesesuaian standar mutu ISO 9001 dan disertifikasi oleh Sucofindo, di antaranya adalah Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI, Badan Standarisasi Nasional (BSN), kantor-kantor SAMSAT (sistem administrasi manunggal satu atap), Kepolisian Resort, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Pustan Kementerian Kehutanan RI, SetDitjen  IUBT Direktorat Jenderal IUBTT Kementerian Perindustrian, Berbagai Kantor Dinas  Provinsi DKI,  dan Direktorat Jenderal Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan Nasional, Direktorat Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional.
 
“Kami akan melakukan surveillance audit secara periodik untuk memastikan  perbaikan berkelanjutan atas sistem manajemen mutu yang telah diterapkan tersebut,” tambah Arief.

Selain sertifikasi ISO 9001:2008, Sucofindo melalui SBU SICS juga memberikan layanan Sertifikasi ISO 14001, Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan OHSAS 18001, Sertifikasi Pangan, Sertifikasi Produk, Sertifikasi Kayu, dan juga Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan (Security Management System). Khusus Sertifikasi ISO 9001, SICS telah mensertifikasi lebih dari 1000 organisasi.


Ref: Siaran Pers No. 027/SP-II/CC/2013