PABRIK TERIGU Genjot Volume Produksi

Jumat, 01 Februari 2013 | 15:57


Pabrik terigu meningkatkan produksinya untuk menutup kebutuhan terigu domestik pascapenghentian ekspor oleh Turki.Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia (Aptindo) menyampaikan beberapa pabrikan terigu saling menanyakan apakah mereka dapat membeli kelebihan gandum masing-masing.

Pasalnya, gandum yang mereka beli kurang untuk menghadapi permintaan dalam negeri.

"Artinya, ada pengalihan kebutuhan terigu dari impor di-switch (dialihkan) ke domestik dengan mendadak," kata Direktur Eksekutif Aptindo Ratnasari Loppies.

Dengan perkembangan positif itu, Ratna meyakini utilisasi pabrik terigu nasional meningkat dari 46% sebelum penerapan bea masuk tindakan pengamanan sementara (BMTPS) sebesar 20%.

"Pasti meningkat, tapi saya belum dapat laporan dari anggota seberapa besar peningkatannya," tuturnya.

 

Ratna menilai BMTPS yang baru pertama kali diterapkan di Indonesia merupakan langkah positif pemerintah yang mendukung iklim investasi dan kepastian berusaha di Indonesia.

 

"Mereka (produsen dalam negeri) tidak menyangka penerapan safeguard segera direspons pemerintah karena biasanya memakan waktu tahunan," ujarnya. (sut)

 oleh Sri Mas Sari
sumber http://www.bisnis.com