Lonjakan harga CPO tak bertahan lama

Rabu, 19 Desember 2012 | 09:32


Kenaikan harga crude palm oil (CPO) tak bertahan lama. Pagi tadi, harga kontrak CPO untuk pengantaran Maret menurun 0,6% menjadi 2.336 ringgit atau US$ 767 per metrik ton di Malaysia Derivatives Exchange. Pada penutupan sesi pertama, kontrak yang sama berada di level 2.341 ringgit.


Penurunan harga CPO terkait kecemasan investor mengenai lonjakan cadangan CPO mendekati level rekor di Malaysia. Berdasarkan data Palm Oil Board Malaysia, cadangan CPO di Malaysia melonjak ke level tertinggi sepanjang sejarah menjadi 2,56 juta ton pada November.

Ditambah lagi, tingkat ekspor CPO mencatatkan penurunan. Data yang dihimpun Societe General de Surveillance menunjukkan, tingkat pengiriman CPO jatuh 3,3% menjadi 734,571 ton pada 15 hari pertama dibanding sebelumnya.

"Pasar CPO naik turun tertekan tingginya cadangan. Negara-negara dunia menahan pembelian saat ini. Biasanya, permintaan CPO pada periode Desember-Januari terbilang sepo," papar Vijay Mehta. director Commodity Links Pte.


Oleh Barratut Taqiyyah
sumber http://investasi.kontan.co.id