Pemerintah Belum Bisa Turunkan BK CPO

Senin, 05 November 2012 | 07:34


Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengungkapkan, Indonesia belum bisa langsung menurunkan Bea Keluar untuk Crude Palm Oil (CPO) seperti yang dilakukan Malaysia."Kitaa belum sampe sana (penurunan Bea keluar)," kata Hatta seusai pidato di Institut Keislaman Hasyim Asy'ari, Tebuireng, Jombang, Minggu (4/11/2012).

Seharusnya Malaysia, kata Hatta, dalam mengambil keputusan harus dilakukan bersama Indonesia, karena 90% kebutuhan global akan CPO berasal dari Indonesia dan Malaysia. "Sebaiknya bersatu di dalam menjaga iklim perdagangan yang baik dan setiap keputusan itu baiknya dirundingkan bersama," tuturnya.

Lebih lanjut Hatta mengatakan, CPO yang diproduksi Indonesia merupakan produk yang ramah lingkungan, sehingga tidak benar jika ada yang mengatakan berdampak buruk pada lingkungan.

"Ini kan andalan kita, ada upaya orang, yang mengatakan CPO kita menimbulkan efek terhadap lingkungan dan ini tidak benar, CPO kita ramah lingkungan," ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah Malaysia menurunkan pajak ekspor atau bea keluar CPO menjadi 4,5%-8,5% dan ini membuat negara pembeli CPO Indonesia, beralih ke Malaysia. [mel]

sumber http://ekonomi.inilah.com