JAGUNG: Volume Impor Capai 2 juta ton

Kamis, 25 Oktober 2012 | 10:38


\\abungan Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) memprediksikan volume impor jagung pada tahun ini sekitar 2 juta ton lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu 3,14 juta ton, produksi jagung di dalam negeri sepanjang tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu.
Sementara itu, realisasi impor jagung pada Januari-September baru mencapai 1,2 juta ton. Di sisi lain, pemerintah mengharapkan impor jagung tahun ini hanya 1,5 juta ton. Pemerintah memberikan aloaksi impor jagung pada Oktober-Desember 2012 sebanyak 300.000 ton, sehingga keinginan impor jagung 2012 1,5 juta ton dapat tercapai.

Ketua Umum GPMT Sudirman memprediksikan impor jagung tahun ini sekitar 2 juta ton lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu 3,14 juta ton.

"Sampai saat ini [realisasi impor jagung] baru 1,2 juta ton. Pada tahun ini diproyeksikan [impor jagung] hanya 2 juta ton, lebih baik [lebih rendah] dibandingkan dengan tahun lalu," ujarnya seusai acara Workshop Peningkatan Daya Saing da Nilai Tambah Padi dan Jagung hari ini, Rabu  (24/10/2012).

Dia menuturkan impor jagung tahun ini lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu disebabkan realisasi produksi jagung pada tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu.

Pemerintah, katanya, memberikan mengharapkan impor jagung tahun ini hanya 1,5 juta ton. Oleh karena itu, alokasi impor jagung pada Oktober-Desember 2012, katanya, hanya 300.000 ton, sehingga total impor tahun ini 1,5 juta ton sesuai dengan keinginan pemerintah.

Dia menilai alokasi impor jagung pada Oktober-Desember tahun ini sebanyak 300.000 ton terlalu kecil. "Untuk aman mungkin perlu tambahan 500.000 ton [bukan 300.000 ton] seperti kuota."

Sudirman menjelaskan permintaan tambahan alokasi impor jagung itu disebabkan realisasi produksi pakan ternak lebih besar dibandingkan dengan target yang ditetapkan sebelumnya.

Untuk itu, pihaknya akan meminta kepada pemerintah agar memberikan alokasi impor jagung pada Oktober-Desember 2012 sebanyak 500.000 ton, bukan 300.000 ton. "Akan ada rapat lagi antara Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ditjen Tanaman Pangan, Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, dan GPMT."

Jumlah pabrik pakan ternak di Tanah Air 68 pabrik dengan total kapasitas produksi 18,5 juta ton. Produksi pakan ternak pada tahun ini diprediksikan 13,8 juta ton naik dibandingkan dengan tahun lalu 12,7 juta ton. (sut) 

oleh Sepudin Zuhri
sumber http://www.bisnis.com