Kemendag Adakan Kompetisi Desain Furnitur Rotan Bambu

Jumat, 27 Juli 2012 | 11:13


JPemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) berupaya mendukung pengembangan produk kerajinan rotan dan bambu yang bernilai tambah dan berdaya saing tinggi. Salah satu upaya yang dilakukan Kemendag, yakni meluncukan dua kompetisi, yakni Desain logo dan Tagline dan Desain Furnitur Rotan Bambu 2012."Kompetisi ini langkah awal mendukung industrialisasi rotan dan bambu Indonesia, sekaligus sebagai upaya ciptakan creativepreneur baru di bidang desain," ujar Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Gusmardi Bustami pada sambutan launching kompetisi tersebut di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (25/7/2012).

Nantinya, akan diambil sepuluh pemenang utama pada tiap kompetisi untuk dipertandingkan lagi pada Grand Final Kompetisi di Jakarta, serta pemilihan pemenang terfavorit melalui polling di website dan Facebook. Dua pemenang utama desain furnitur diberi hadiah sebesar Rp 25 juta dan pemenang utama desain logo tagline sebesar Rp 15 juta.

Khusus sepuluh pemenang utama pada kategori kompetisi desain furnitur rotan dan furnitur bambu akan diudang untuk mengikuti workshop di Bandung. Mereka pun akan diberi modal sebesar Rp 2 juta per orang (ada 20 orang) untuk membuat prototype dari desain mereka. Selain itu mereka pun mendapat kesempatan melakukan studi banding ke Jepang.

Sementara untuk kompetisi desain logo dan tagline, diharapkan dapat tercipta strategi Nation Branding dalam mengampanyekan produk rotan dan bambu Indonesia. "Desain-desain inilah yang nantinya diharapkan dapat meningkatkan pangsa pasar dalam dan luar negeri. Terutama, para pengusaha mau memanfaatkan hasil karya desainer lokal yang tidak kalah dengan desainer luar pada produk furnitur rotan bambu mereka," kata Gusmari.

Sementara itu, Ketua Umum Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Moch Reffrajaya turut mengapresiasi upaya Kemendag pada kompetisi tersebut. "Ini sesuai dengan program pemerintah bahwa produk-produk lokal harus digunakan dan diproyekan di negara sendiri," ungkapnya.

Untuk informasi lanjut mengenai kompetisi tersebut, dapat berkunjung pada laman situs: www.kompetisisidesainrotandanbambu.com, Facebook: Rotan dan Bambu, Twitter: rotandanbambu. "Diharapakan juga, mungkin ada target peningkatan lima-enam kali lipat produksi furnitur rotan dan bambu dari yang ada sekarang ini. Seperti yang ada di Filipina, yakni Filipina Design Week yang diadakan dua kali dalam setahun," tambah Gusmardi

oleh Dimasyq Ozal
sumber http://bisniskeuangan.kompas.com