HARGA KEDELAI: Bea masuk 0%, SBY tagih komitmen importir

Jumat, 27 Juli 2012 | 11:11


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta komitmen importir kedelai agar dapat menurunkan harga saat pembebasan bea masuk impor diberlakukan."Menyeru ke dunia usaha, importir, marilah kita bekerja sama dengan baik dengan negara kita, kalau sudah dibebaskan bea masuknya, satuan pada konsumen akhir bisa dijangkau oleh rakyat kita," katanya di depan sidang kabinet, Kamis (26/7/2012).

Menurut SBY, penghapusan bea impor kedelai yang sebelumnya 5% merupakan kebijakan jangka pendek yang dapat diambil saat ini untuk menekan harga.

Meskipun demikian, kebijakan ini juga tidak akan mampu menurunkan secara cepat harga kedelai.

Ha itu lantaran masih tingginya harga kedelai di luar negeri terutama Amerika akibat kekeringan yang terjadi di kawasan tersebut.

Selama ini, dari kebutuhan 2,2 juta ton kedelai, pasokan dari dalam negeri hanya 800 ribu -- 850 ribu ton saja, sedangkan siasanya impor, terutama dari Amerika.

Untuk itu, ke depan, Presiden meminta dalam jangka menengah dan panjang, produksi kedelai ditingkatkan dengan perluasan lahan tanam dan peningkatan produktivitas.

Kalangan BUMN yang bergerak di bidang komoditas pangan juga diminta meningkatkan produksi dan produktivitas. (Antara/ra)

oleh Newswire
sumber http://www.bisnis.com