Sucofindo Gelar Test Drive Kendaraan Berbahan Bakar LPG

Selasa, 10 Juli 2012 | 18:54


Mengambil lokasi di Hotel Lembang Asri, Jawa Barat, 30/6, di mana Forum Wartawan Industri (Forwin) menyelenggarakan acara jumpa pelaku industri, SUCOFINDO gelar test drive kendaraan berbahan bakar LPG (Liquified Petroleum Gas). Acara Forwin tersebut juga dihadiri pengurus Gaikindo dan perwakilan sejumlah pemegang merek kendaraan bermotor.
Direktur Utama PT Sucofindo, Arief Safari menjelaskan kepada Sekjen Kementerian Perindustrian, Ansari Bukhari mengenai  perangkat dan mekanisme kerja Kendaraan berbahan bakar LPG

Kendaraan yang disediakan untuk diuji pakai oleh umum itu adalah mobil Avanza type G keluaran tahun 2011 dan sepeda motor Honda Beat tahun 2008.  Kendaraan tersebut telah dilengkapi dengan kit konverter dan tabung LPG yang didesain khusus. Posma Silitonga, Senior Manager Pengembangan Jasa Keindustrian Sucofindo yang mengkoordinir test drive mengatakan bahwa desain konverter pada sepeda motor dan tabung LPG turut melibatkan personil Sucofindo.

Seorang pengunjung awalnya tampak ragu melakukan uji coba. Ia lalu didampingi petugas untuk mulai menghidupkan mesin mobil. “Saat dihidupkan mesin menggunakan BBM” jelas Posma. Beberapa saat kemudian, indikator konverter menunjukkan mesin telah beralih menggunakan gas LPG. Mobil lalu melaju dengan mulus mengelilingi areal sekitar hotel Lembang Asri. Bahkan ketika diuji melahap tanjakan cukup curam, mesin mobil tetap halus tanpa suara “mengelitik” (knocking) sama sekali.

Posma menjelaskan bahwa berdasarkan uji pemakaian bahan bakar, mobil Avanza mampu menempuh jarak 22 Km dengan 1 Kg LPG. Sedangkan untuk sepeda motor, 1 Kg LPG dapat menempuh perjalanan 49 Km. “Pengujian dilakukan dalam berbagai kondisi kepadatan lalu lintas di Jakarta” ujarnya. Tabung LPG yang digunakan pada saat uji sepeda motor memuat 2 Kg LPG dan mobil 6 Kg.

Tinggal ganti tabung

Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Arief Safari yang turut menyaksikan kegiatan test drive itu menjelaskan bahwa dengan menggunakan tabung LPG yang dirancang khusus untuk kendaraan, pengguna tidak perlu melakukan pengisian gas di SPBG yang jumlahnya saat ini relatif terbatas.



Pengguna tinggal mengganti dengan tabung baru yang telah terisi LPG yang diharapkan bisa tersedia di authorized stations seperti SPBU dan bengkel resmi.

“Saat ini prototipe tabung LPG untuk mobil dan sepeda motor masih terus disempurnakan” ujar Arief. Ia mengusulkan pemerintah memfasilitasi industri yang pernah memproduksi tabung LPG 3 Kg misalnya, untuk memproduksi tabung LPG khusus untuk kendaraan bermotor. “Kami siap melakukan pembinaan serta pengujian dan sertifikasi agar memenuhi standar mutu dan keselamatan” ujarnya. [htm]