BKPM dorong investasi di bidang sapi potong

Jumat, 08 Juni 2012 | 10:28


Badan Koordinasi Penanaman Modal mendorong investor dalam negeri menggencarkan investasi sapi potong, menyusul besarnya potensi sektor tersebut dengan nilai pasar sebesar US$35 miliar di dalam negeri. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan mengatakan sapi potong merupakan investasi yang tidak membutuhkan dukungan infrastruktur yang besar, tetapi dengan permintaan nasional yang besar.
 
“Dengan konsumsi daging sapi 20 kilogram [kg] per kapita dan harga Rp70.000 per kg, dikali 220 juta penduduk, maka ada pasar Rp300 triliun, sekitar US$35 miliar,” tuturnya di sela Gelar Potensi Investasi Daerah dan  Seminar Investasi Nasional hari ini Kamis (7/6).
 
Investasi peternakan sapi, lanjutnya, hanya membutuhkan ketelatenan seputar pakan, air minum, dan kandang sehingga tidak butuh investasi infrastruktur besar. “Namun, ini berguna untuk meningkatkan asupan protein daging warga Indonesia,” ujarnya.
 
Saat ini, lanjutnya, konsumsi sapi di Indonesia masih sangat kecil, yakni sebesar 2,1 kg per kapita, jauh dibandingkan dengan konsumsi daging sapi di negara maju seperti Jerman yang mencapai 50 kg.
 
Gita menduga rendahnya konsumsi daging sapi, yang penting sebagai asupan otak protein tubuh tersebut menjadi salah satu penyebab kurang bersaingnya tingkat kecerdasan rakyat Indonesia dalam menciptakan temuan baru di bidang teknologi. (sut)
 
Oleh Tusrisep M. Noer / Arif Gunawan S.
sumber http://www.bisnis.com