Banyak PERKEBUNAN SAWIT langgar kawasan hutan

Jumat, 08 Juni 2012 | 10:27


Lembaga swadaya masyarakat mengklaim banyak hak pinjam pakai kawasan yang diabaikan dalam pembukaan lahan perkebunan sawit yang masuk dalam kawasan hutan.Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulawesi Tengah Ahmad Pelor mengatakan wilayah Sulteng ditargetkan menjadi wilayah perkebunan sawit dengan luas 500.000 hektare.

"Wilayah ini tersebar di beberapa kabupaten dan diantaranya perkebunan itu masuk dalam kawasan hutan. Namun, perusahaan perkebunan sawit tidak mengindahkan prosedur izin pinjam pakai kawasan, mereka langsung membuka perkebunan tanpa mendapatkan izin dari dinas atau institusi terkait,” ujarnya, Kamis 7 Juni 2012.

Di wilayah Sulteng sendiri, ekspansi perkebunan sawit semakin meningkat di beberapa kabupaten diantaranya Kabupaten Donggala, ParigiMoutong, Buol, Morowali, Luwuk bahkan Tolitoli. ”Semua wilayah-wilayah ini menjadi target perluasan kebun sawit,” ujarnya.

Menurut Ahmad, Indonesia menargetkan pembukaan lahan untuk perkebunan sawit hingga seluas 20 juta hektare sampai dengan tahun 2020, sedangkan yang sudah terealisasi hingga tahun ini adalah 9,7 juta hektare di seluruh wilayah Indonesia.
 
Terkait dengan kondisi itu, Walhi Sulteng menegaskan agar institusi terkait dituntut lebih tegas dalam menerapkan kebijakan yang berlaku, terutama dalam hal penanaman modal yang masuk di dalam kawasan hutan. (ra)

Oleh Mochamad Subarkah
sumber http://www.bisnis.com