Kemendag gelar pameran produk di Makassar

Kamis, 07 Juni 2012 | 11:21


Kementerian Perdagangan menggelar Pameran Pangan Nusa dan Pameran Produk Dalam Negeri Regional di Makassar, Sulawesi Selatan, mulai 6 hingga 9 Juni 2012."Ini merupakan bukti konsistensi dukungan kami untuk mendukung penguatan pasar dalam negeri, terutama melalui peningkatan transaksi antar wilayah, serta melestarikan kebudayaan Indonesia melalui kuliner dan produk-produk yang memiliki konten lokal," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo saat membuka acara itu di Makassar, Rabu.

Gunaryo mengungkapkan Kemendag telah fokus terhadap 10 produk yang akan diperkuat transaksinya, antara lain pangan segar, pangan olahan, kuliner, jamu, kosmetika, produk spa, alas kaki, furnitur, alat rumah tangga, pakaian dan kain.

Selain itu, Gunaryo juga menuturkan bahwa pameran tersebut merupakan momentum yang baik untuk mengubah paradigma pola konsumsi.

Menurut Gunaryo, dengan mengubah pola konsumsi, maka kesehatan masyarakat juga dapat lebih meningkat. Terlebih, Indonesia memiliki kekayaan budaya yang melimpah yang tercermin dari beraneka ragam kuliner nusantara.

"Kekayaan kuliner tersebut yang menjadi sumber diversifikasi pangan nasional. Mengubah pola konsumsi itu artinya juga mengubah kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan pangan yang sehat, aman, higienis, dan bergizi," kata Gunaryo.

Gunaryo berharap peserta yang berpartisipasi dalam pameran tersebut dapat memanfaatkan momentum itu untuk memperluas akses pemasarannya, sekaligus mengukur ketahanan daya saing produknya.

"Negara-negara lain telah melirik potensi pasar Indonesia, sekarang tinggal bagaimana kita dapat meningkatkan daya saing dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Gunaryo juga mengharapkan pameran itu dapat menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan daya saing yang akhirnya akan mendukung kinerja perdagangan dan perekonomian nasional.

Sebagai informasi, pameran tersebut telah digelar di Semarang, Jawa Tengah pada 20 Mei 2012 lalu. Selanjutnya akan diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara pada 28 Juni hingga 1 Juli 2012, serta Balikpapan, Kalimantan Tengah pada 27 hingga 30 September (2012).

source http://www.antaranews.com