2.500-Perusahaan Sawit Wajib Miliki ISPO

Senin, 21 Mei 2012 | 10:21


Pemerintah telah menetapkan lima perusahaan sebagai lembaga sertifikasi minyak kelapa sawit berkelanjutan atawa Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Dengan begitu, seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit di Tanah Air sudah bisa melakukan pengajuan sertifikasi kepada lima perusahaan tersebut. Kelima perusahaan yang akan menjadi lembaga serifikasi tersebut yakni, PT Sucofindo, PT Agung Mutu Lestari, PT NUV NORD Indonesia, PT TUV Rheinland Indonesia, serta PT SAI Global Indonesia. Dari lima perusahaan itu, pemerintah juga menetapkan 72 orang auditor.

 “Jumlah lembaga sertifikasi akan bertambah. Sebab dari 12 perusahaan, baru lima yang sudah memenuhi syarat," kata Gamal Nasir, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, kepada KONTAN,  Rabu (16/5).

 Menurut Gamal, dari 2.500 perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia, baru 20 perusahaan yang telah mengajukan permohonan sertifikasi. Gamal bilang, sertifikat ISPO wajib dipegang oleh perusahaan kelapa sawit tersebut sampai batas waktu akhir tahun 2014 mendatang.

 Gamal menambahkan, sejauh ini, pihaknya masih melakukan klasifikasi seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut. "Perusahaan yang memiliki nilai grade I hingga grade III, dapat langsung mengajukan sertifikat ISPO ke lembaga sertifikasi. Perusahaan grade IV dan V kami wajibkan untuk meningkatkan kualitasnya terlebih dahulu," imbuhnya.

Sumber http://industri.kontan.co.id