Sucofindo Raih Penghargaan Bendera Emas dan Zero Accident

Selasa, 01 Mei 2012 | 07:25


Bertempat di Convention Hall SMESCO Convention Center, Jakarta, tanggal 25 April 2012, Kepala PT Sucofindo (Persero), Cabang Dumai, Teten Dilla, menerima penghargaan Bendera Emas atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Muhaimin IskandarPada kesempatan ini pula, Kepala  PT Sucofindo (Persero), Cabang Sangatta, Marnis A Chaniago dan Sekretaris P2K3 PT Sucofindo (Persero), Cabang Pekanbaru, Zakir Ali, menerima penghargaan atas penerapan Zero Accident di lokasi kerja Cabang masing-masing. 

Penghargaan Zero Accident merupakan apresiasi Pemerintah Republik Indonesia kepada sejumlah perusahaan yang berhasil menekan kecelakaan kerja. PT Sucofindo (Persero) merupakan satu dari 739 perusahaan yang berhasil meraih penghargaan kecelakaan nihil (Zero Accident) tahun 2012. Jumlah perusahaan yang menerapkan zero accident ini meningkat sebesar 44,3% (227 perusahaan) dibanding tahun 2011, yang berjumlah 512 perusahaan. 

Selain memberi penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang berhasil menekan kecelakaan di lokasi kerja, Pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Sucofindo Cabang Dumai, adalah salah satu dari 254 perusahaan yang menyabet penghargaan tersebut. Penilaian dilakukan berdasarkan audit lembaga independen. Jumlah perusahaan yang diaudit meningkat 6,7% dibanding  tahun 2011 yang  sebanyak 238 perusahaan.

Dalam sambutannya, Muhaimin menyampaikan bahwa kondisi ketenagakerjaan dari tahun ke tahun berkembang ke arah yang lebih baik. Namun demikian, pelaksanaan K3 harus tetap diprioritaskan, terutama untuk mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta terciptanya tempat kerja yang aman dan efisien. Dengan demikian Pemerintah berharap pelaksanaan K3 di Indonesia akan semakin maju dan berkembang sehingga dapat mengejar ketinggalan dari negara-negara maju.
(za-RN,270412).