Verifikasi Pengiriman Rotan Menyesuaikan Kondisi di Lapangan

Selasa, 24 April 2012 | 14:59


Haris Witjaksono, Wakil Presiden PT Sucofindo, mengatakan, dalam melakukan verifikasi pendistribusian antar pulau, pihaknya menyesuaikan dengan kondisi yang terjadi di lapangan.Peraturannya juga cenderung fleksibel, terutama terhadap petani. Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di Kantor Kemendag, Jumat (20/4/2012).

Sucofindo adalah perusahaan surveyor yang ditunjuk oleh Kemendag untuk melakukan verifikasi terhadap pendistribusian rotan antar pulau. Haris mengatakan, praktik di lapangan terkadang sering terjadi pergeseran. Namun, pihaknya mengikuti ritme yang ada, sehingga tidak mengganggu kelancaran.

“Praktek yang terjadi di lapangan, terkadang kontainer sudah sampai pabrik, tetapi kami baru dikabari,” ujarnya.

“Ketika verifikasi, kami hanya akan mengecek kuantasnya, kemudian jumlah bunldle, mengambil sampel, dan menghitung diameter. Sebenarnya proses verifikasi ini tidak terlalu lama, dan mengikuti ritme yang ada dari pelaku usaha,” tambah Haris.

Menurut ketentuan, pedagang yang akan melakukan pengiriman antar kota seharusnya melakukan permintaan 2 hari sebelum pelaksanaan dilakukan. Termasuk melengkapi kebutuhan administratif seperti; fotokopi legalitas ijin usaha, NPWP, daftar kemasan barang, dan faktur penjualan.

“Apabila ternyata yang mengirim dan menerima perusahaan sama, tidak perlu invoice. Bila yang mengirimkan pertani atau kelompok petani juga tidak perlu,” ujarnya.

Proses monitoring dan pengawasan sebenarnya telah dapat dilakukan dari pusat maupun dari cabang. "Jadi, dari pusat maupun cabang, ada pengecekan secara sampling atau direct ke tempat tujuan," ujarnya. (WS)

Sumber http://www.gatra.com