KESELAMATAN KERJA: Manajemen K3 distandardisasi

Kamis, 22 Maret 2012 | 10:27


Pemerintah melakukan konsolidasi ke seluruh perusahaan untuk pengelolaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sesuai dengan standar internasional.Menakertrans Fitrianamenyatakan konsolidasi harus dilakukan karena program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sering diartikan perusahaan sebagai penghambat proses produksi.

Bahkan, lanjutnya, masih banyak perusahaan yang menilai sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) hanya membuang-buang biaya.

“Yang sebenarnya, K3 tidak sulit diimplementasikan dan juga tidak membutuhkan biaya yang besar,” ujar Muhaimin pada Rabu, 21 Maret 2012.

Dalam jangka panjang, dia menambahkan K3 bertujuan agar karyawan tetap tenang dalam bekerja, sekaligus mampu meningkatkan produktivitas.

Pelaksanaan K3 juga merupakan satu bentuk penciptaan lingkungan kerja yang aman, sehat, sejahtera, bebas dari kecelakaan kerja, dan penyakit akibat kerja, serta bebas pencemaran lingkungan.

Saat ini, Muhaimin menuturkan K3 merupakan program wajib bagi setiap perusahaan, sehingga bukan hanya wajib di tingkat peraturan pemerintahan.

Sementara itu, dalam rangka Bulan K3 Nasional, Kemenakertrans menyelenggarakan K3 Expo 2012 dan seminar K3.

Selama ini, Bulan K3 Nasional dilaksanakan setiap tahunnya sesuai dengan Keputusan Menakertrans No.372/Men/XI/2009 tentang Petunjuk Pelaksanaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2010-2015.

Tema pokok pada tahun ini adalah ‘Optimalisasi Penerapan SMK3 untuk Peningkatan Mutu Kerja dan Produktivitas’. (Bsi)

Oleh Rochmad Fitriana
Sumber http://www.bisnis.com