IMPOR BUAH& SAYUR: Pembatasan impor layak didukung

Selasa, 28 Februari 2012 | 11:36


Kebijakan pemerintah untuk memperketat impor buah dan sayur harus didukung, karena tren importasi komoditas itu terus meningkat.Kementarian Pertanian melakukan pembatasan pintu pemasukan produk impor hortikultura dari delapan pintu masuk menjadi empat pintu masuk dan pengawasan pangan segar asal tumbuhan (PSAT) dari 39 jenis menjadi 100 jenis.
 
Anggota Komisi IV DPR Rofi Munawar mengatakan impor hortikultura hanya sebagai pelengkap dari produk lokal, bukan sebagai komoditas utama.
 
"Kementan harus memastikan bersama kementerian perdagangan bahwa hortikultura impor tidak masuk ke sentra-sentra produksi dan distribusi lokal," ujarnya melalui siaran pers hari ini.
 
Kementan mencatat Impor hortikultura pada 2010 hanya 1,2 juta ton naik menjadi 1,6 juta ton pada 2011. Impor buah didominasi jenis buah anggur sebanyak 389.000 ton pada 2011. Adapun, komoditas sayur didominasi oleh bawang putih 385.000 ton.
 
Produk impor hortikultura berasal dari berbagai negara, China merupakan negara pengekspor terbesar disusul India, Vietnam, Thailand, AS, Australia, dan Selandia Baru. Seluruh komoditas hortikultura tersebut selama ini masuk melalui satu bandara udara dan tujuh pelabuhan laut. (sut)

Oleh Sepudin Zuhri
Sumber http://www.bisnis.com