HARGA BERAS: Bulog agar maksimalkan penyerapan

Jumat, 24 Februari 2012 | 13:52


Perum Bulog agar memaksimalkan penyerapan beras petani sejalan dengan kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) beras tahun ini 30,43% jadi Rp6.600 per kg dari semula Rp5.060 per kg.Anggota DPR Komisi IV Rofi Munawar mengatakan kenaikan HPP harus direspon oleh Bulog dengan mendorong kinerja dan kreativitas penyerapan beras petani secara maksimal khususnya menjelang panen raya, sehingga skema importasi tidak perlu dilakukan pada tahun ini.

“HPP terbaru ini kenaikannya sangat signifikan, sangat kompetitif dengan harga pasar. Kenaikan ini harus direspon cepat dan kreatif oleh Bulog dengan memaksimalkan serapan beras dari petani, apalagi sebentar lagi menginjak masa panen raya," ujarnya melalui siaran pers Kamis (23/02).

Dia menjelaskan Bulog selama ini selalu beralasan bahwa penyerapan beras petani terkendala oleh HPP yang rendah (selalu berada di bawah harga pasar), sehingga tidak menarik bagi petani. Akhirnya, Bulog tidak dapat menyerap beras petani, karena kalah bersaing dengan pasar.

Menurutnya, seringkali Bulog lemah dalam kreativitas dan kurang berusaha dalam menjemput gabah ke petani, sehingga kalah cepat dibandingkan dengan tengkulak. Bulog mendapatkan anggaran 2012 sebesar Rp19 triliun.

“Sistem manajemen serapan beras Bulog harus progresif, efisien dan mudah diakses oleh para petani. Selama ini bulog dibekali dengan berbagai macam insentif berupa harga, infrastuktur, dan regulasi namun tetap saja mengimpor beras."

Perum Bulog menargetkan pengadaan beras tahun 2011 mencapai 3,2 juta ton. Sementara itu, Badan Pusat Statistik mencatat total beras impor yang masuk ke Indonesia hingga September 2011 ini telah mencapai 1,9 juta ton atau senilai US$997,4 juta atau kurang lebih Rp8,47 triliun.

Menurutnya, Bulog menargetkan dapat menyerap beras petani sebesar 80% dari target tahun ini hingga Juli mendatang. Target penyerapan beras oleh Bulog pada tahun ini 4,6 juta ton. “Capaian Bulog selama 2011 mengecewakan, sebagian besar beras didatangkan dari impor."

Sebelum HPP dinaikkan, Bulog menggunakan HPP lama sesuai dengan Inpres No. 7/2009 tentang Kebijakan Perberasan. Dalam Inpres tersebut harga gabah kering panen (GKP) Rp2.640 per kg, gabah kering giling (GKG) Rp3.300 per kg, dan beras Rp5.060 per kg. (Bsi)


Oleh Sepudin Zuhri
Sumber http://www.bisnis.com